Penanganan sementara ruas jalan provinsi di Desa Lautang, Kecamatan Belawa. Foto: Dok. Istimewa
KABARWAJO.ID – Usai aksi protes warga dengan menanam pohon pisang di sepanjang jalan di ruas jalan provinsi Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, alat berat dikerahkan untuk meratakan ruas jalan tersebut.
Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Sufriadi Arif menyatakan, ada dua hasil kesepakatan dengan warga Desa Lautang terkait pengerjaan ruas jalan tersebut. Poin pertama, dilakukan penanganan sementara agar akses masyarakat lebih baik dan aman untuk dilalui. Poin kedua, DPRD Sulsel akan terus memperjuangkan agar pengerjaan secara menyeluruh dapat masuk dalam alokasi anggaran tahun 2027.
“Saya bersyukur bahwa salah satu hasil kesepakatan saat menghadiri undangan terbuka masyarakat Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, mulai terealisasi. Hari ini pekerjaan pemerataan pada sisa ruas jalan yang belum tertangani telah mulai dikerjakan sebagai langkah penanganan sementara agar akses masyarakat menjadi lebih baik dan aman untuk dilalui,” ungkap Sufriadi Arif, Rabu (22/7).
“Kami akan terus memperjuangkan agar pengerjaan secara menyeluruh dapat masuk dalam alokasi anggaran tahun 2027. Saya percaya, setiap aspirasi masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar janji. InsyaAllah, kami akan terus mengawal hingga jalan ini dapat ditangani secara tuntas,” imbuhnya.
Sebelumnya, menyikapi aksi tanam pisang oleh warga setempat, lima Anggota DPRD Sulsel dari Daerah Pemilihan VIII meliputi Wajo-Soppeng menyempatkan berdialog dengan warga di Dusun Abbanuang, Desa Lautang, pada Jumat (17/7). Mereka masing-masing Sufriadi Arif, Suriadi Bohari, Sultan Tajang, Anarchie Arus Bakti, dan Andi Ayoga Fadel Akbar.
Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan Dinas Bina Marga Dinas Konstruksi Sulawesi Selatan, Kepala Seksi Preservasi Jalan ZN Ahmad Wildani, pihak kontraktor Nindya Karya, Ilham, Camat Belawa Arif Rahman, Kapolsek Belawa AKP Awal Syahrani, Kepala Desa Lautang Rustan, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.
Dalam pertemuan itu, warga bersama Anggota DPRD Sulsel menyepakati ruas jalan provinsi di desa itu dilakukan penanganan sementara. Pemerataan jalan secara sukarela oleh pihak kontraktor, dalam hal ini PT Nindya Karya.
Selanjutnya, DPRD Sulsel berkomitmen memperjuangkan ruas jalan sepanjang 6 kilometer itu dikerjakan secara menyeluruh dan masuk dalam alokasi APBD Sulsel tahun 2027. (dip)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…