Categories: Peristiwa

Cerita Pilu Warga Siwa saat Banjir Menerjang: Om Pergi Lihat Sawah, Air Datang dan Diduga Hilang Terbawa Arus

Sengkang, KABARWAJO.id – Banjir yang merendam sebagian wilayah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Jumat (3/5/2024) menyisakan kisah pilu.

Selain merendam ratusan rumah warga di tiga kecamatan yakni Pitumpanua, Keera, dan Tempe, satu orang warga dilaporkan hilang diduga terbawa arus saat banjir bandang menerjang.

Hal ini diungkapkan salah seorang warga Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Siti Rahmawaty, saat ditemui Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin yang meninjau posko terpadu di Pasar Siwa pada Sabtu (4/5) sore.

“Om saya pergi melihat sawah, kemungkinan tiba-tiba air datang dan membawanya pergi. Tim SAR masih mencari, dan yang kami temukan hanya topinya,” kata Siti dengan mata berkaca-kaca.

Siti menambahkan, hal yang paling dibutuhkan warga terdampak banjir saat ini yakni air bersih, beras, serta makanan untuk anak-anak.

“Air bersih sangat kami butuhkan, bahkan air mineral dalam gelas pun sulit didapatkan. Beras juga penting, meskipun kami masih bisa memakan pepaya. Yang terpenting adalah makanan untuk anak-anak,” ujar dia.

Menanggapi hal itu, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin memberikan dukungan kepada Siti Rahmawaty dan berharap keluarganya yang dilaporkan hilang segera ditemukan.

Bahtiar juga menyerahkan bantuan beras dan air minum kepada warga yang terdampak banjir.

Melalui koordinasi dengan Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, tim cepat tanggap bencana memindahkan satu unit water treatment dan dapur umum dari Belopa, Kabupaten Luwu, ke Siwa.

“Memang masyarakat di sini kesulitan air bersih. Saya berterima kasih pada Kapolda karena dalam waktu sesingkat-singkatnya ini, ada alat yang dimiliki Kapolda,” kata Bahtiar.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pitumpanua dr. Susanny Said mengatakan, pihaknya memindahkan layanan dasar puskesmas di sekitar Pasar Siwa karena gedung puskesmas turut terendam banjir.

“Hari ini kami telah melayani 35 korban banjir dengan berbagai keluhan seperti nyeri dan gatal-gatal akibat lumpur. Kami telah memindahkan layanan dasar puskesmas ke sini karena puskesmas masih terendam dan siap merujuk pasien ke rumah sakit jika diperlukan,” pungkas Susanny. []

Sapriadi PW

Sapriadi, yang lebih akrab dikenal dengan nama pena Adi Pallawalino, adalah seorang jurnalis, penulis, dan traveler. Ia adalah pendiri media online KABARWAJO.ID dan Sulbarkini.com, berkiprah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

6 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

4 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago