Categories: Opini & Cerita

Hasil Evaluasi Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Wajo: Mengapa Banyak Data OSS Tidak Ditemukan?

Oleh : Abdullah Igo
(Ketua Tim Pelaksana Sensus Ekonomi BPS Kabupaten Wajo)

SENSUS Ekonomi 2026 (SE 2026) bukan sekadar menghitung jumlah usaha, tetapi juga memastikan bahwa setiap data yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Salah satu sumber data yang dimanfaatkan Biro Pusat Statistik (BPS) adalah Online Single Submission (OSS). Data ini menjadi referensi awal dalam penyusunan daftar usaha yang akan diverifikasi oleh petugas lapangan.

Namun, hasil verifikasi menunjukkan bahwa tidak semua data administrasi dapat langsung ditemukan di lapangan.

Hasil Sementara Verifikasi OSS

Sampai dengan saat ini, Minggu (2/8), petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Wajo telah melakukan verifikasi terhadap 913 usaha dari total 13.123 usaha yang berasal dari data OSS.

Hasilnya menunjukkan: 334 ditemukan, 425 tidak ditemukan, 79 ganda, 56 tutup, dan 19 tidak ada di pre-list. Artinya, usaha yang berhasil diverifikasi baru mencapai sekitar 6,96 persen dari total target data OSS.

Mengapa Data OSS Tidak Ditemukan?

Ada beberapa penyebab yang sering dijumpai petugas di lapangan, antara lain:

  • usaha sudah berhenti beroperasi
  • alamat pada izin OSS tidak lengkap atau telah berubah
  • pemilik usaha telah pindah lokasi
  • usaha berganti nama
  • izin OSS dibuat untuk memenuhi persyaratan administrasi, namun usaha belum atau tidak lagi berjalan
  • terjadi duplikasi data dari berbagai sumber administrasi

Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa data administrasi tetap memerlukan verifikasi lapangan agar statistik yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya.

Berdasarkan hasil sementara, beberapa kecamatan dengan jumlah verifikasi OSS terbanyak adalah Kecamatan Tempe 404, Maniangpajo 82, Majauleng 80, Pitumpanua 74, dan Pammana 62. Sementara itu, terdapat beberapa kecamatan yang masih membutuhkan percepatan verifikasi agar kualitas data semakin baik.

Mengapa Verifikasi Lapangan Sangat Penting?

Verifikasi lapangan memberikan manfaat besar, antara lain:

  • meningkatkan kualitas data statistik nasional
  • memastikan data usaha sesuai kondisi riil
  • mengurangi data ganda
  • mengidentifikasi usaha yang sudah tutup
  • memperbaiki kualitas basis data pemerintah.

Dengan data yang akurat, kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi akan menjadi lebih tepat sasaran.

Penutup

Sensus Ekonomi 2026 merupakan upaya bersama untuk menghasilkan statistik ekonomi yang berkualitas. Semakin baik kualitas data yang dikumpulkan, semakin baik pula dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.

Karena itu, kerja keras petugas lapangan dalam melakukan verifikasi terhadap data OSS memiliki peran yang sangat penting bagi masa depan statistik Indonesia. []

Redaksi Kabarwajo

Share
Published by
Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

9 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago