Seorang petugas pemilu membantu seorang perempuan lanjut usia untuk menandai jarinya dengan tinta setelah memberikan suaranya pada Pilkada di Tangerang, Banten, 27 Juni 2018. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)
KABARWAJO.id – Potensi head to head atau hanya ada dua pasangan calon (paslon) di Pilkada Wajo 2024 terus mengemuka.
Terbaru, kubu pasangan calon Andi Rosman-Baso Rahmanuddin Makkaraka menyebutkan PKB secara resmi mengusung pasangan dengan tagline AR-Rahman itu di Pilkada Wajo 2024.
“Dukungan ini sudah final untuk calon Bupati Wajo. Tidak ada lagi calon bupati lain yang akan didukung PKB (di Pilkada Wajo) selain AR (Andi Rosman),” kata Sekretaris Majelis Syuro DPW PKB Sulawesi Selatan, Wahyuddin Kessa, saat dikonfirmasi Kabar Wajo, Rabu (17/7).
Diketahui, Wahyuddin Kessa bersama Ketua DPC PKB Kabupaten Wajo Sumardi Arifin dan Ketua Tim Kerja Pemenangan AR-Rahman Ashar Karateng, mendampingi bakal calon Bupati Wajo Andi Rosman menerima SK di DPP PKB di Jakarta pada Selasa (16/7).
Kendati demikian, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan, Muhammad Haikal menuturkan, peluang bakal calon Bupati Wajo Andi Tenriliweng (ATL) masih terbuka untuk maju dalam kontestasi Pilkada Wajo.
Haikal mengatakan, PKB masih memprioritaskan kadernya untuk diusung di Pilkada dan menunggu untuk mencukupkan partai koalisi pendukung.
“Kita masih menunggu dan berharap bisa mencukupkan partai koalisinya. Jika berhasil, Andi Tenriliweng berpeluang besar untuk maju,” kata Haikal dalam keterangannya ke wartawan, Jumat (19/7).
Potensi Polarisasi Politik Tinggi
Lalu, bagaimana jika skema head to head terjadi di Pilkada Wajo 2024 dengan asumsi pasangan calon Amran Mahmud-Amran (Pammase) berebut suara mayoritas dengan pasangan calon AR-Rahman?
Menyikapi kemungkinan tersebut, Direktur Epicentrum Politica Iin Fitriani menilai jika nantinya PKB dipastikan mengarahkan dukungan ke paslon AR-Rahman, maka akan menambah amunisi pasangan ini dalam kontestasi Pilkada Wajo 2024.
“Namun, dukungan PKB tersebut masih goyah di akar rumput,” kata dia.
Iin menuturkan, Andi Tenriliweng dengan potensi elektoral sekitar 30 ribu suara yang mengacu dari hasil Pemilihan Legislatif lalu sebenarnya berpotensi menjadi poros kekuatan di Pilkada Wajo 2024.
“Seharusnya, PKB bisa menatap pilkada dengan modal tersebut. Kita tahu bagaimana PKB hampir selalu stabil sebagai lawan dari poros kekuatan Pammase,” lanjut eks Komisioner KPU Wajo ini.
Iin menambahkan, Pammase yang memenangkan Pilkada Wajo 2018 lalu dengan persentase kemenangan 57 persen juga harus mengukur ke mana limpahan suara dari basis Andi Tenriliweng andai Ketua Dewan Syuro DPC PKB Wajo itu gagal maju di Pilkada Wajo.
“Kita membaca gerakan Pammase juga sudah siap tempur meski minim dukungan di atas kertas. Kalau kekuatan dari basis ATL tentu Pammase juga sudah bisa ukur, apalagi kekuatan DBR, meskipun jalannya akan lebih sulit jika Pammase mau menang lagi 57 persen dengan peta kekuatan dukungan partai saat ini,” jelas dia.
Dengan kemungkinan head to head di Pilkada Wajo, Iin menyebut potensi polarisasi pendukung cukup tinggi bila dibandingkan dengan tiga paslon yang bertarung.
“Polarisasi politik cukup tinggi pada Pilkada Wajo 2018 yaitu 42 persen, contoh paling nyata adalah terjadinya ketegangan dukungan sampai antaranggota keluarga yang beda pilihan antara Pammase dan Barakka waktu itu. Hal ini berpotensi meningkat pada Pilkada 2024 kali ini,” sebut Iin.
“Yang perlu diwaspadai adalah oknum yang tidak bertanggung jawab yang bisa saja memainkan situasi (polarisasi) tersebut. Kita berharap KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pilkada di Wajo bisa melaksanakan pilkada dengan aman, damai, dan lancar,” pungkasnya. (tim)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…