Kampanye dialogis Andi Rosman di Desa Kalola, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo.
Maniangpajo, KABARWAJO.id – Calon Bupati Wajo Andi Rosman melakukan kampanye dialogis di Desa Kalola, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Kamis (26/9).
Kampanye ini dihadiri ratusan warga setempat yang sebagian besar bekerja sebagai petani. Dalam sesi tanya jawab, salah seorang warga bernama Made mengungkapkan keluh kesahnya melihat kondisi Kabupaten Wajo dalam beberapa tahun terakhir.
Dia mengaku kesulitan mendapatkan pupuk murah (bersubsidi) sekaligus mengeluhkan infrastruktur jalan di desanya.
“Jalan inspeksi yang ada di Kalola dulu pernah dijanjikan untuk diperbaiki, namun sampai saat ini belum diperbaiki. Kami sangat kesulitan membawa hasil pertanian kami,” kata Made.
Dia juga berujar, pupuk kerap kali langka dan mahal yang membuat petani kesulitan. Untuk itu, Made menaruh harapan baru kepada paslon AR-Rahman dan siap untuk memenangkannya.
“Saya suka AR-Rahman karena tidak berjanji, tapi menawarkan solusi. Program yang disampaikan sangat bagus, sehingga kita berharap masalah yang ada di Kalola mendapat solusi,” ujarnya.
Sudah Kenal Lama Andi Rosman
Mantan Anggota DPRD Wajo Periode 2019-2024 dari Fraksi Gerindra, Andi Bakti Werang, menyatakan dirinya sudah mengenal sosok Andi Rosman sejak lama.
Bahkan, sebelum dia mengutarakan niatnya untuk maju sebagai calon bupati di tanah kelahirannya.
“Kami di sini berutang budi sama Andi Rosman, karena dulu Andi Rosman banyak membantu masyarakat Kalola. Itu yang tidak bisa kami lupakan,” ucap Andi Bakti Werang yang juga salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Maniangpajo.
Mendengarkan keluhan warga terkait infrastruktur jalan dan kelangkaan pupuk bersubsidi, Andi Rosman mengatakan dirinya akan memberi perhatian khusus pada sektor pertanian dan infrastruktur jalan.
“Di wilayah Kalola ini, memang yang menjadi perhatian khusus AR-Rahman itu ada di sektor pertanian dan infrastruktur (jalan). Jauh sebelum masyarakat menyampaikan keluhan itu, kami sudah ketahui,” ucapnya.
Menurut Andi Rosman, nasib dan masa depan Kabupaten Wajo untuk lima tahun ke depan kembali lagi kepada masyarakat dalam menentukan pilihannya.
“Yang menentukan nasib Kabupaten Wajo lima tahun ke depan bukan saya dan dr Baso. Semuanya ada di tangan masyarakat. Kalau kita bersatu memenangkan AR-Rahman, Insya Allah kampung kita akan jauh lebih baik,” pungkasnya. []
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…