Halalbihalal Polres Wajo usai lebaran Idulfitri 1445 H. Foto: Dok. Humas Polres Wajo
Sengkang, KABARWAJO.id – Kepala Kepolisian Resor Wajo AKBP Fatchur Rochman meminta personelnya untuk tidak terpancing dengan insiden antara oknum Brimob dengan TNI AL yang terjadi di Sorong, Papua Barat.
“Tetap jaga sinergitas kita dengan TNI, jangan ikut terpancing dengan isu-isu negatif yang dimunculkan [imbas] kejadian di Sorong Papua,” kata Fatchur Rochman saat halalbihalal di halaman Mapolres Wajo, Senin (15/4/2024).
Kapolres juga berterima kasih kepada personel yang telah melaksanakan tugas selama libur lebaran dan anggota Polres Wajo yang non-Muslim telah menjaga Mako Polres Wajo sehingga tetap aman dan terkendali.
“Kasat Intelkam dan Kasat Reskrim tetap pantau terkait kamtibmas di Kabupaten Wajo, terkhusus di Kecamatan Keera dan Pitumpanua,” pesan Fatchur.
Dia meminta personel Polres Wajo untuk menjaga sinergitas dengan TNI dalam mewujudkan suasana kondusif di Kabupaten Wajo.
“Soliditas dan sinergitas, serta kerja sama yang sudah terjalin harmonis selama ini hendaknya jangan sampai luntur dan harus lebih ditingkatkan,” tandas Fatchur Rochman.
Bentrok Oknum Brimob dan TNI AL di Sorong
Dikutip dari kumparan, bentrok terjadi antara oknum dari Satuan Brimob Polda Papua Barat dengan oknum Anggota TNI AL di Pelabuhan Laut Sorong pada Minggu (14/4) pagi.
“Kejadian ini dipicu kesalahpahaman saja antara Anggota Pomal yang berjaga dengan Anggota Brimob,” kata Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto.
Peristiwa bermula tatkala seorang Anggota Brimob yang tidak mengenakan pakaian dinas datang ke pelabuhan mengantarkan keluarganya naik Kapal Sinabung.
Awalnya, Anggota Brimob ini hendak masuk ke kapal dan diperbolehkan setelah meminta izin ke Anggota Pomal yang berjaga. Proses “mengantar” itu sebetulnya telah selesai.
Masalah muncul saat Anggota Brimob tersebut kembali meminta izin hendak naik ke kapal lagi, tapi malah kena tegur oleh Anggota Pomal. Pecah baku hantam antara mereka.
Selanjutnya, Anggota Brimob itu menghubungi teman-temannya untuk datang ke pelabuhan dan tidak lama kemudian 10-15 Anggota Brimob datang merangsek ke dalam terminal penumpang.
Di dalam areal pelabuhan, perkelahian antara Anggota Brimob dengan Anggota TNI AL terjadi. Pada momen ini, Anggota Polsek KP3 Laut sudah tidak mampu melerai dan akhirnya mundur.
Sudah Dimediasi
Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar mengatakan bentrokan ini dipicu miskomunikasi antara anggota Brimob dengan TNI AL.
Menurut Nugraha, kasus ini mendapat atensi dari Mabes TNI dan Polri. Nugraha menyebut, pimpinan dari Brimob Polda Papua Barat dan TNI AL Marhanlan XIV/Sorong sudah bertemu untuk menyelesaikan kasus ini.
“Tindakan yang dilakukan masing-masing pimpinan mengendalikan anak buahnya dan melakukan mediasi,” jelas Nugraha.
“Selain itu melaksanakan patroli bersama sebagai tindakan preventif agar tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut,” tambah dia.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…