Categories: Nasional

Kata Ustaz Rusli bin Ismail Terkait MQKI Perdana di Wajo: Kami Pihak Malaysia Ucapkan Berbanyak Terima Kasih

KABARWAJO.ID – Dalam ajang Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI) yang digelar di Indonesia, Ustaz Rusli bin Ismail dari Majlis Agama Islam dan Adat Istiadat Melayu Kelantan, Malaysia, tampil membawa pandangan penuh apresiasi terhadap dunia pesantren di Indonesia.

Ditemui saat mendampingi musabaqah, Ustadz Rusli yang hadir bersama tiga peserta mewakili negara Malaysia, mengungkapkan rasa syukur dan kekagumannya dapat mengikuti ajang keilmuan internasional tersebut.

“Alhamdulillah, ini merupakan pertama kali kami hadir dalam Musabaqah Qiraatil Kutub Peringkat Internasional yang dianjurkan oleh Pejabat Agama Indonesia. Kami dari pihak Malaysia mengucapkan berbanyak terima kasih atas sambutan dan penganjuran program sebesar ini,” ujarnya, Ahad (5/10/2025).

Menurutnya, pesantren di Indonesia memiliki sistem dan jaringan pendidikan yang jauh lebih maju berbanding dengan pondok di Malaysia. Ia menilai pesantren telah memainkan peran penting dalam melahirkan ulama-ulama besar dan memperkukuh tradisi keilmuan Islam.

“Di Indonesia, pesantren mempunyai rangkaian yang luas di seluruh negara. Pelajarnya ramai dan telah menghasilkan banyak ulama. Sistemnya lebih tersusun dan ke depan, sedangkan kami di Malaysia masih sedikit ketinggalan,” jelasnya.

Ia turut mengungkapkan bahwa pihaknya di Kelantan kini telah menghantar beberapa pelajar ke Indonesia, termasuk di Masjid Istiqlal Jakarta, untuk menimba ilmu dan mempelajari sistem pendidikan pesantren secara langsung.

Menyinggung para peserta MQKI yang datang dari 10 negara Asia Tenggara, Ustadz Rusli menilai mereka tampil dengan kemampuan luar biasa dalam membaca dan memahami kitab turats.

“Peserta-peserta yang hadir memiliki kualitas tersendiri. Mereka mampu menyampaikan, mengisyarahkan, dan menjawab pertanyaan dewan hakim dengan baik. Ini menunjukkan mutu yang tinggi dalam penguasaan kitab kuning,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan, Ustadz Rusli berharap Musabaqah Qiraatil Kutub dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini berperan penting dalam melahirkan generasi ulama yang mumpuni dalam bidang keilmuan Islam klasik.

“Saya mencadangkan agar musabaqah ini diadakan setiap tahun. Program seperti ini akan melahirkan ulama yang berkualitas dari segi bacaan dan pemahaman terhadap kitab turats. Kami di Malaysia juga ingin belajar dan mengadakan hal serupa di tanah air kami,” ujarnya.

Menanggapi tema besar kegiatan, “Dari Pesantren untuk Peradaban Dunia,” Ustadz Rusli menilai tema tersebut menggambarkan misi besar pesantren dalam membangun peradaban Islam global.

“Ini tema yang sangat baik. Ia membuka pandangan masyarakat bahawa pesantren bukan hanya pendidikan agama semata, tetapi juga mencakup akademik dan pengembangan ilmu yang luas. Pesantren membawa cahaya ilmu untuk dunia,” pungkasnya.

(Kemenag RI)

Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

9 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago