Foto: Dok. Istimewa
Sengkang, KABARWAJO.ID – Dugaan penyerobotan tanah wakaf milik Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang di Kelurahan Tangkoli, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik.
Ini setelah Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang didampingi kuasa hukum, Andi Harinawati, melaporkan hal tersebut di Mako Polres Wajo, Selasa (3/6/2025).
Wakil Ketua Pengurus Pusat Ponpes As’adiyah Sengkang KH Riyadhi Hamdah menuturkan, tanah wakaf tersebut diserobot oleh oknum yang mengaku sebagai ahli waris.
Padahal, kata dia, lahan seluas sekitar 22 hektare itu sudah diwakafkan sejak tahun 1974.
“Sudah diwakafkan tahun 1974 silam dan kami juga punya sertifikatnya. Di situ, lengkap dengan luas tanah,” kata Riyadhi dalam konferensi persnya.
Penelusuran KABARWAJO.ID, dugaan upaya penyerobotan tanah wakaf untuk As’adiyah itu berawal saat Jidek yang menyebut diri sebagai ahli waris atas tanah tersebut hendak menggarap tanah wakaf yang merupakan lahan persawahan itu.
Dalam suratnya yang ditujukan ke Pimpinan Yayasan As’adiyah, Jidek mengeklaim lahan tersebut milik orang tuanya bernama Muhammad yang didasarkan pengakuan dari ibunya semasa hidup serta keterangan dari beberapa orang yang ditemuinya yang mengaku mengetahui seluk-beluk tanah tersebut.
“Saya Jidek bin Muhammad mewakili semua ahli waris Muhammad meminta kepada pimpinan Yayasan As’adiyah untuk mengembalikan hak atas tanah tersebut kepada kami ahli waris Muhammad,” bunyi surat bermaterai yang ditandatangani Jidek bin Muhammad per tanggal 23 April 2025 itu.
Terkait itu, kuasa hukum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Andi Harinawati menyatakan, tanah yang diklaim Jidek sebagai ahli waris merupakan tanah wakaf almarhum H Baso Pagala yang diwakafkan pada tahun 1976 untuk Yayasan As’adiyah Sengkang.
“Ada bukti-bukti wakaf atas tanah yang diklaim tersebut. Pembayaran SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) untuk Pajak Bumi dan Bangunan juga atas nama As’adiyah Sengkang,” sebut Andi Harinawati kepada KABARWAJO.ID, Kamis (12/6).
Laporkan ke Polisi
Sebelumnya diberitakan, Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang didampingi kuasa hukum, Andi Harinawati, melaporkan dugaan penyerobotan tanah wakaf milik pondok pesantren tersebut di Kelurahan Tangkoli, Kecamatan Maniangpajo, di Mako Polres Wajo, Selasa (3/6/2025).
Wakil Ketua Pengurus Pusat Ponpes As’adiyah Sengkang KH Riyadhi Hamdah menuturkan, tanah wakaf tersebut diserobot oleh oknum yang mengaku sebagai ahli waris. Padahal, kata dia, lahan seluas sekitar 22 hektare itu sudah diwakafkan sejak tahun 1974.
“Sudah diwakafkan tahun 1974 silam dan kami juga punya sertifikatnya. Di situ, lengkap dengan luas tanah,” kata Riyadhi dalam konferensi persnya.
Dia bilang, tanah wakaf tersebut tak lagi dimanfaatkan pihak Ponpes As’adiyah setelah disinyalir dikuasai oknum kelompok warga.
“Terakhir kami manfaatkan lahan itu tahun lalu, sekarang kami dihalangi oknum berkedok preman. Bahkan sempat datang ke lahan dan melakukan pengancaman membawa senjata tajam,” ujar KH Riyadhi.
Menurutnya, tanah itu sangat bernilai bagi Ponpes As’adiyah karena ada hasil sawah yang diterima untuk pembangunan pondok pesantren dan gaji guru.
“Rata-rata per hektare, As’adiyah terima puluhan juta untuk dana operasional,” imbuhnya.
Sementara Kepala Kepolisian Resor Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, menyatakan pihaknya bakal menindaklanjuti aduan pengurus Ponpes As’adiyah Sengkang itu.
“Tentu, kami akan tindak lanjuti. Namun, alangkah baiknya semua persoalan diselesaikan secara kekeluargaan karena mengedepankan nilai restorative justice,” pungkas Rosid.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…