Pemasangan selempang Duta Kisak oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo, Fatmawati Amin.
Sengkang, KABARWAJO.ID – Bupati Wajo Andi Rosman meluncurkan Gerakan Kisak (Keluarga Indonesia Sadar Adminduk) di ruang pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (8/10/2025).
Peluncuran program ini dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Bupati Wajo Baso Rahmanuddin, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo Fatmawati Amin, Sekretaris Daerah Armayani, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Wajo Andi Musdalifah, camat se-Kabupaten Wajo, serta Duta Kisak.
Dalam sambutannya, Andi Rosman menekankan pentingnya administrasi kependudukan bagi masyarakat yang menjadi hak dasar untuk memastikan urusan administrasi tidak terhambat.
“Tanpa akta kelahiran, anak-anak kita seolah terputus dari haknya atas pendidikan dan kesehatan. Tanpa Kartu Keluarga yang mutakhir, akses keluarga terhadap bantuan sosial, jaminan pangan, dan peluang ekonomi menjadi kabur dan terhambat. Kita kehilangan kunci untuk menggunakan hak politi, untuk memilih menentukan masa depan daerah ini,” sebut Bupati Wajo.
Andi Rosman menambahkan, pemenuhan akta kelahiran merupakan hak seorang anak sekaligus paspor pertama menuju masa depan.
Ia menyatakan Gerakan Kisak hadir sebagai janji bahwa anak di Kabupaten Wajo harus memiliki identitas, diakui, dan terlindungi.
“Ini adalah panggilan kesadaran kolektif. Urusan adminduk yang dulunya dianggap sebagai kewajiban yang rumit, menjadi hak mendasar yang harus diperjuangkan oleh setiap keluarga,” ungkap Bupati Wajo.
Untuk itu, Andi Rosman meminta ke dinas terkait untuk menghadirkan pelayanan publik secepat mungkin seiring dengan pelayanan berbasis digitalisasi.
Bupati Wajo juga mengapresiasi sejumlah program Dinas Dukcapil Kabupaten Wajo dalam pelayanan ke masyarakat, di antaranya program Jempol Makkiade (Jemput Bola Perekaman El-KTP, KIA, dan IKD), Padaidi 24/7 (Pelayanan Terbatas Administrasi Kependudukan Berbasis Digital ID selama 24 Jam Setiap Hari), serta Satgas Petan (Satuan Tugas Penduduk Rentan).
Di kesempatan yang sama, Pemkab Wajo juga meluncurkan tiga inovasi baru, yakni IKD-Care (Pelayanan Kesehatan Berbasis Identitas Kependudukan Digital), Kilat Adminduk (Kios Layanan Terpadu Adminduk), dan Pemanfaatan Data Kependudukan untuk 39 OPD.
“Mari kita pastikan bahwa seluruh data kependudukan Kabupaten Wajo menjadi data yang sempurna dan Maradeka. Sempurna dalam akurasi, dan Maradeka dalam pelayanannya,” seru Bupati Wajo.
Peluncuran Gerakan Kisak juga ditandai pemasangan selempang Duta Kisak TP PKK Kabupaten Wajo serta penyerahan secara simbolis akta kelahiran kepada murid Sekolah Dasar (SD). (*)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…