Sengkang, KABARWAJO.id – Direktur Indeks Politica Indonesia (IPI), Suwadi Idris Amir, menanggapi terkait hasil survei yang sempat mengunggulkan pasangan Amran Mahmud-Amran SE (Pammase) sebelum pencoblosan Pilkada Wajo 2024.
Suwadi menyebutkan, survei IPI yang mengunggulkan Pammase dilakukan 10-20 September 2024 dengan responden 660 orang secara acak dan dirilis pada awal Oktober 2024.
Sementara pada kurun waktu Oktober-November, lanjut dia, banyak hal bisa terjadi.
“Dalam satu bulan itu, perubahan bisa signifikan. Apalagi head to head. Beda jika survei pertengahan November atau akhir-akhir November. Survei Oktober bukan cerminan hasil,” ungkap Suwadi saat dikonfirmasi Kabar Wajo, Rabu (4/12).
Dia menambahkan, pihaknya melakukan survei lanjutan pada pertengahan November 2024 dan hasilnya pasangan Andi Rosman-dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman) berbalik unggul 49,5 persen.
“Sedangkan Pammase 46,3 persen, tidak jawab, tidak tahu, atau rahasia 4,2 persen,” jelas dia.
“Kami tidak publish, karena klien kami larang dipublikasi,” sambung Suwadi.
Dia menyatakan, salah satu yang memicu tingginya elektabilitas pasangan AR-Rahman karena masyarakat Kabupaten Wajo lebih dominan mengetahui pasangan ini sepaket dengan paslon pemenang Pilgub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi (Andalan Hati).
“Paket dengan Andalan Hati itu dominan publik tahu ke AR-Rahman,” pungkasnya.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…