KABARWAJO.id – Kampanye dialogis Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wajo 2024 kini memasuki sepekan berlalu.
Dua pasangan calon, yakni Andi Rosman-dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman) dan Amran Mahmud-Amran SE (Pammase) aktif melakukan kampanye dan bertemu dengan warga untuk menggalang dukungan pada hari pencoblosan, 27 November 2024.
Pantauan Tim Kabar Wajo, kampanye dialogis ini juga ditandai dengan pernyataan peralihan dukungan ke paslon lainnya.
Baik yang dulunya merupakan pendukung Pammase dan beralih ke AR-Rahman, maupun sebaliknya yang tadinya berada di kubu dr Baso Rahmanuddin (DBR) kini beralih mendukung Pammase.
Berikut figur-figur yang mengalihkan dukungan ke paslon AR-Rahman yang pada Pilkada Wajo 2018 lalu berada di barisan Pammase.
1. Andi Dalauleng, Kecamatan Tanasitolo
Salah satu figur mantan pendukung Pammase yang beralih dukungan ke paslon AR-Rahman yakni Andi Dalauleng. Sebelumnya, Andi Dala diketahui sebagai Ketua Srikandi Pammase pada Pilkada Wajo 2018.
Kendati demikian, pada Pilkada Wajo 2024 ini Andi Dala memantapkan pilihannya kepada pasangan nomor urut 1 itu karena faktor kekerabatan.
“Saya pindah ke AR-Rahman karena faktor keluarga dekat, sudah waktunya saya mendukung Andi Rosman jadi bupati,” kata Andi Dala pada peresmian posko pemenangan AR-Rahman di Bontouse, Kecamatan Tanasitolo, dilansir Tim Media AR-Rahman, Minggu (22/9).
Dia berujar, kedua paslon pada Pilkada Wajo 2024 sama-sama baik. Namun, sambung Andi Dala, dirinya memilih mendukung AR-Rahman karena keinginan yang lahir dari hati nurani.
“Dulu saya ikhlas membantu (Pammase). Tetapi untuk saat ini, saya hanya fokus memenangkan AR-Rahman. Itu saja,” ucapnya.
2. Ambo Russa, Kecamatan Takkalalla
Sosok lain yang memilih beralih dukungan ke AR-Rahman yakni Ambo Russa, warga Kelurahan Peneki, Kecamatan Takkalalla.
Saat menghadiri kampanye dialogis pasangan AR-Rahman, Sabtu (28/9), dia mengisahkan rumahnya pernah menjadi titik kampanye paslon Pammase pada Pilkada 2018 lalu.
Kendati demikian, lanjut Ambo Russa, dirinya merasa terlupakan saat pasangan tersebut terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo.
“Saya heran dengan sikap pak Amran Mahmud yang tidak mengenali saya, padahal waktu kampanye, rumah saya yang ditempati,” kata Ambo Russa.
“Lima tahun lalu kami memilih mendukung Pammase, namun sejauh ini kami tidak melihat perubahan yang ada di Kecamatan Takkalalla,” sambung dia.
3. Rustan, Kecamatan Belawa
Warga lainnya yang memilih berpindah dukungan pada Pilkada Wajo 2024 yakni Rustan, warga Kelurahan Malakke, Kecamatan Belawa.
Rustan menyatakan dirinya beralih mendukung pasangan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman).
Rustan yang diketahui merupakan salah seorang mantan tim pemenangan Pammase di Kecamatan Belawa, menyampaikan hal itu saat bertemu dengan calon Wakil Bupati Wajo dr Baso Rahmanuddin di rumah tokoh masyarakat Malakke, H Gau Wero, Kamis (26/9).
Dia menyebutkan, dirinya beralih mendukung paslon AR-Rahman karena sudah bosan dengan janji-janji. Rustan menambahkan, dirinya akan bekerja keras untuk memenangkan AR-Rahman di wilayahnya.
“Kami sudah bosan dijanji-janji, banyak masyarakat sengsara. Maka dari itu, warga Kelurahan Malakke akan berjuang dan tengah mengatur strategi memenangkan pemimpin dengan tagline Harapan Baru untuk Wajo,” sambung dia.
4. Haji Safaruddin, Kecamatan Bola
Tokoh masyarakat Desa Pattangngae, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Haji Safaruddin, menyatakan beralih mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman) pada Pilkada Wajo 2024.
Dia menyebutkan, dirinya dulu mendukung pasangan Amran Mahmud-Amran SE (Pammase) pada Pilkada Wajo 2018 lalu. Bahkan, kata Haji Safaruddin, rumahnya yang menjadi lokasi kampanye pasangan Pammase.
“Saya pindah ke AR-Rahman karena Pammase terlalu banyak janji tanpa bukti. Padahal, dulu rumah saya yang ditempati kampanye,” ujar Haji Safaruddin, Rabu (2/10).
Dia menambahkan, sejumlah masyarakat Desa Pattangngae menyatakan siap berjuang dan memenangkan pasangan AR-Rahman.
“Masyarakat memang yang mau perubahan. Mereka sudah capek diberikan harapan palsu, saatnya memilih harapan baru,” imbuh Haji Safaruddin.
5. Andi Edi, Kecamatan Tempe
Tokoh masyarakat Padduppa, Kecamatan Tempe, yang juga mantan militan Pammase pada Pilkada Wajo 2018 lalu, Andi Edi, menegaskan dukungannya terhadap pasangan nomor urut 1, Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman).
Pernyataan dukungan itu disampaikan Andi Edi saat bertemu tim pemenangan AR-Rahman, Baso Nurwansyah dan Firdiansyah, Senin (1/10).
Andi Edi menuturkan, dirinya berpindah dukungan karena kecewa dengan janji dan program Pammase yang tidak terlaksana.
“Kami dan sejumlah masyarakat Padduppa mengalihkan dukungan ke AR-Rahman, karena kemarin hanya kenyang dengan janji-janji Amran Mahmud,” kata Andi Edi.
Dia mengatakan, dirinya masih mengingat janji politik Amran Mahmud pada Pilkada Wajo 2018 lalu untuk menjadikan kawasan Padduppa sebagai pusat pengembangan UMKM yang dirancang ibaratnya Singapura kecil.
“Tapi, sampai sekarang tidak ada kejadian,” ujarnya.
Beralih Mendukung Pammase
Selain peralihan pendukung Pammase ke AR-Rahman, sejumlah figur melakukan hal sebaliknya. Salah satunya, Haji Tiro, warga Kelurahan Tangkoli, Kecamatan Maniangpajo.
Haji Tiro mengaku dulunya pendukung pasangan dr Baso Rahmanuddin-Anwar Sadat (Barakka) pada Pilkada Wajo 2018 lalu.
Namun, dia kini beralih mendukung Pammase karena melihat capaian yang telah dilakukan pasangan tersebut.
“Saya melihat kinerja Pammase selama beberapa tahun terakhir sangat nyata dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata dia, seperti dilansir Tim Media Pammase Berlanjut, Senin (30/9).
Sementara itu, Calon Bupati Wajo Amran Mahmud menyambut baik dukungan dari salah satu tokoh masyarakat di Kelurahan Tangkoli itu.
“Kami sangat mengapresiasi keputusan beliau dan masyarakat Tangkoli yang telah mempercayakan dukungannya kepada kami,” ucap Amran Mahmud.
(Tim kabarwajo)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…