Foto: Dok. Ricky Tamba
JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Ricky Tamba, menerima sejumlah perwakilan warga yang tergabung dalam Paguyuban Apartemen Puri Park View.
Mereka mengadukan nasib ke Kantor Komunikasi Kepresidenan pada Rabu (11/6/2025). Disebutkan bahwa selama 12 tahun, mereka mengaku tidak mendapatkan hak-hak pemilik sebagaimana mestinya dari pengembang atau pengelola apartemen.
“Kami sudah mengadu kemana-mana, tapi semua seperti membentur tembok. Beberapa instansi terkait juga sudah kami hubungi, tetapi mereka diam, cuma imbauan untuk berdamai, tidak ada tindakan tegas,” kata Catharina Sorta, pemilik salah satu unit di apartemen yang berlokasi di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Didampingi sejumlah relawan Prabowo-Gibran dari organisasi Tegas Jaga Indonesia, Catharina menyampaikan sejumlah keluhan yang sudah dibukukan dalam kumpulan pengaduan warga, mulai dari permasalahan yang berkaitan dengan pengelola, hingga menyangkut berbagai layanan fasilitas umum yang buruk.
“Silakan datang langsung ke apartemen untuk mengetahui betapa buruknya fasilitas yang kami dapatkan,” katanya.
Hal serupa juga dikeluhkan Jimmy. Dia mengungkapkan pernah mendapati lintah di lantai kamar mandi apartemen. Jimmy menduga datangnya lintah terbawa air yang dialirkan dari Kali Pesanggrahan.
Menurut dia, pengolahan air yang jelek menyebabkan kualitas air yang distribusikan ke unit-unit milik warga juga sangat buruk.
Jimmy menambahkan hingga kini dia belum memegang bukti-bukti kepemilikan. Padahal, ia sudah membayar lunas unit apartemen yang dibelinya dalam kurun waktu tiga tahun sejak kesepakatan pembelian dengan pengembang di tahun 2010. Namun, hingga saat ini, ia belum menerima Akte Jual Beli (AJB).
“Jangankan memegang, melihat pun saya belum pernah. Banyak kabar beredar AJB itu ada, tapi tak diserahkan. Ada juga yang mengatakan dokumen itu malah tidak ada sama sekali,” katanya.
Persoalan lainnya, terkait keputusan sepihak pengelola apartemen mengganti alat meteran listrik. Penghuni dipaksa membayar sejumlah uang yang besarannya dianggap tak wajar untuk biaya penggantian.
Bila tak mau membayar, maka aliran listrik ke unit akan diputus atau meteran yang lama tak lagi bisa diisi ulang token.
Ada sedikitnya 20 persoalan lain terkait fasum apartemen yang kerap dikeluhkan warga. Baik yang terkait dengan kondisi dalam dan luar apartemen, maupun kondisi gedung dan fasilitas umum lainnya.
Menanggapi masalah ini, Tenaga Ahli Utama PCO Ricky Tamba mengungkapkan apa yang dialami oleh penghuni di Apartemen Puri Park View itu juga banyak terjadi di tempat lain.
Lembaganya pasti akan menyerap dinamika yang ada di masyarakat ini untuk menjadi bahan laporan bagi pimpinan PCO.
“Yang pasti kami akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, langkahnya nanti seperti apa, akan kita pikirkan. Apalagi persoalan perumahan ini memang sudah menjadi perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya. (*)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…