Categories: Nasional

Tinjau IKN, Menag Nasaruddin Umar Targetkan Pembangunan Madrasah Terintegrasi

INFO NASIONAL – Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar merencanakan pembangunan Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mencakup jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Ini disampaikan Menag saat berkunjung ke IKN pada Jumat (20/2/2026). Kepada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, dia menyampaikan rencana pembangunan Madrasah Terintegrasi di bawah naungan Kementerian Agama.

Kawasan pendidikan tersebut dirancang meliputi RA, MI, MTs, dan MA, dilengkapi asrama, fasilitas olahraga, masjid, serta sarana pendukung lainnya dengan kebutuhan lahan sekitar 21 hektare.

“InsyaAllah, banyak program Kementerian Agama yang harus segera kita wujudkan di sini. Madrasah terpadu dari raudhatul athfal, ibtidaiyah, tsanawiyah, aliyah. Direktorat mana, atau aturan bagaimana dari Kementerian Agama ini akan pindah secara bertahap. Dan yang selanjutnya, kita akan juga melihat volume kerja dan sistem kerja di sini,” kata Nasaruddin Umar, melalui siaran pers Kemenag RI.

Madrasah Terintegrasi tersebut diharapkan menjadi solusi pendidikan yang lengkap dan berkualitas bagi warga IKN dan wilayah sekitarnya yang terus bertambah seiring perkembangan ibu kota baru. Kepala Otorita IKN menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan guna mendukung rencana tersebut.

Selain membahas pembangunan madrasah, Menteri Agama juga meninjau perkantoran pemerintahan, fasilitas kesehatan, serta rumah susun Aparatur Sipil Negara (ASN). Menag berdialog dengan ASN dan tenaga kesehatan untuk mengetahui pengalaman kerja serta kesiapan layanan di kawasan tersebut.

“Saya melihat ini sangat efisien, sangat efektif. karyawannya disiapkan tempat tinggal, kemudian juga kantornya juga sudah siap semuanya. Fasilitas jaringan internet itu semuanya sudah oke. Jadi saya kira teman-teman bisa lebih efisien, efektif, konsentrasi kerja di sini,” lanjutnya.

Menag menambahkan, kesiapan infrastruktur dan sistem kerja di IKN membuka peluang bagi Kementerian Agama untuk menguatkan koordinasi secara vertikal dari pusat hingga daerah tanpa harus terpusat di Jakarta.

“Mudah-mudahan pada waktunya nanti kita Kementerian Agama bisa pertama kali bisa lebih eksis di sini. Karena kita kan vertikal, jadi mengkoordinasi seluruh karyawan dari pusat sampai ke bawah itu tidak mesti harus di Jakarta, bisa kita melalui jaringan di sini.” pungkasnya. []

Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

9 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago