Categories: Ekonomi & Bisnis

Wajo dan Sidrap Disiapkan Jadi Lokasi Pengembangan Sapi Perah di Sulsel

Makassar, KABARWAJO.ID – Investor asal Vietnam, True Happines, disebutkan akan berinvestasi pengembangan sapi perah di Sulawesi Selatan.

Ini diungkapkan oleh Penjabat Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry pada rapat koordinasi pengembangan sapi perah Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (22/1).

Menurut Fadjry, investor tersebut membutuhkan lahan seluas 18 ribu hektare dan berencana berinvestasi 250 ribu ekor sapi perah.

Dengan taksiran harga satu ekor sapi perah Rp 40 juta, dia menaksir nilai investasi True Happines mencapai Rp 4 triliun.

“Kita berharap agar Sulsel ini menjadi salah satu sentra sapi perah. Sekarang sudah ada investor yang masuk berkat bantuan Pak Menteri Pertanian, kita sudah cek lokasinya, di Wajo dan Sidrap cocok untuk itu,” ucap Fadjry Djufry.

Untuk itu, dia meminta OPD terkait untuk mempercepat izin investasi perusahaan tersebut. Selain dari Vietnam, Fadjry menyebut investor dari Korea Selatan juga akan menanamkan investasi di Sulsel.

“Memang masih ada sedikit persoalan terkait dengan operasi lahan dari masyarakat, dan kita undang DPRD Provinsi, Bupati, termasuk Ketua Satgas Investasi (Pak Kajati) untuk duduk bersama-sama mencarikan solusi,” ujar dia.

Pj Gubernur Sulsel juga menekankan supaya masyarakat pemilik lahan dilibatkan untuk berpartisipasi.

“Saya mau Bupati, anggota DPRD bantu, paling tidak satu minggu ini. Karena kan nilai sapinya saja Rp 4 triliun, belum infrastrukturnya. Dan pasti akan menarik ribuan tenaga kerja, efek dominonya kan pasti pertumbuhan ekonomi akan jalan di situ,” jelas Fadjry.

Dukung Program Unggulan Prabowo

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menuturkan, investasi True Happiness untuk mendorong peningkatan produksi daging maupun sapi sekaligus mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

“Salah satu pelaksanaan program unggulan Bapak Presiden yaitu makan bergizi dan minum susu gratis. Melalui Kementerian Pertanian, mendorong peningkatan produksi khususnya daging sapi dan susu dalam negeri guna mendukung kesuksesan program tersebut,” kata Agung.

“Peningkatan produksi akan melibatkan pelaku usaha dalam dan luar negeri untuk berinvestasi, sehingga memerlukan ketersediaan lahan yang cukup untuk area peternakan,” sambung dia.

Dari hasil survei yang dilakukan pihak terkait, lahan yang ditargetkan di Sulsel berada di Kabupaten Wajo dan Sidrap dengan luas lahan 18.000 hektare dan dianggap memenuhi persyaratan. []

Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

5 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

4 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

4 hari ago