Makassar, KABARWAJO.ID – Seorang jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Wajo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Embarkasi Makassar tertunda berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji karena sakit.
Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Asa Afif Bahri, mengatakan, jemaah tersebut bernama Palli Dani Kasim, 82 tahun.
Menurut Afif, untuk sementara keberangkatan yang bersangkutan ditunda karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan bepergian jauh menggunakan pesawat. Tim medis masih memantau perkembangan kondisi kesehatan JCH lansia tersebut.
“Untuk sementara dilakukan perawatan dulu,” kata Afif kepada wartawan di Makassar, Kamis (23/4).
Kloter 4 asal Wajo tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar pada Rabu (22/4) sekira pukul 16.00 WITA. Selanjutnya bertolak ke Arab Saudi sekitar pukul 16.35 WITA, Kamis (23/4).
Kloter 4 merupakan kelompok terbang pertama JCH asal Wajo yang terdiri dari 383 jemaah ditambah 6 orang pendamping haji, dengan total 393 JCH.
“Saat pemberangkatan, satu orang sakit dan yang berangkat hanya 392 orang,” ujar Afif.
Dilepas Bupati-Wakil Bupati Wajo
Kloter 4 JCH Wajo ini sebelumnya dilepas oleh Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman-dr Baso Rahmanuddin di Baruga Lasangkuru Islamic Center Palaguna, Rabu (22/4) pagi.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rosman mengatakan pemberangkatan jemaah calon haji menjadi momentum dan agenda tahunan pemerintah daerah.
“Kita patut bersyukur karena Wajo menjadi daerah tertinggi di Sulsel (jemaah) calon haji sebanyak 1.941 orang,” kata Andi Rosman.
Dia berpesan kepada JCH Wajo tetap menjunjung tinggi nilai Yassiwajori selama perjalanan, tiba di tujuan, hingga kembali ke kampung halaman.
“Kita buktikan bahwa masyarakat Wajo itu bersatu. Karena kita harus menjunjung tinggi nilai Yassiwajori sebagai simbol daerah kita itu sendiri,” ucap Bupati Wajo. (*/nas)



