Sengkang, KABARWAJO.ID – Tiga eks skuat Gabungan Sepak Bola Wajo (Gaswa) Junior 2004 bersepakat untuk merintis Sekolah Sepak Bola (SSB).
Mereka masing-masing Andries Riesfandhy, Andi Bakhtiar, dan Sapriadi Pallawalino. Ketiganya pernah tergabung dalam skuat Gaswa Junior untuk Piala Soeratin U-17 pada tahun 2004.
Sekolah sepak bola itu diberi nama SSB Wajo Utama yang berkedudukan di Desa Walanga, Kecamatan Penrang. Menurut Andries Riesfandhy, tekad mendirikan sekolah sepak bola didasari pada pengalaman getir gagal bertanding saat hendak mengikuti gelaran Piala Soeratin U-17 di Kabupaten Sinjai.
“Sebagai mantan pemain Gaswa Junior tahun 2004 yang saat itu akan berlaga pada Piala Soeratin di Kabupaten Sinjai, namun kandas sebelum bertanding karena suatu hal yang sampai hari ini belum kami pahami. Hal itu menjadi pengalaman getir yang tidak boleh terulang,” kata Andries yang juga Tenaga Ahli Anggota DPD RI, Tamsil Linrung, Minggu (15/6/2025).
“Sepak bola Wajo harus dibenahi secara serius. Bersama dua sahabat saya Andi Bakhtiar dan Adi Pallawalino, kami punya mimpi besar dan akan mengambil bagian dalam proses pembenahan yang terencana dan terukur. Ke depan kami akan mengajak pihak-pihak yang memiliki kepedulian pada pembinaan usia muda pemain sepak bola di Wajo,” imbuhnya.

Senada dengan Andries, Andi Bakhtiar menyatakan tekadnya untuk mengelola sekolah sepak bola sudah lama menjadi impiannya.
“Memang impian sudah lama untuk mendirikan sekolah sepak bola. Saya kira, ini saat yang tepat untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Wajo,” ujar Andi Bakhtiar, yang akrab disapa Atti.
Hal sama diungkapkan Sapriadi. Jurnalis yang akrab dengan nama Adi Pallawalino itu memiliki keyakinan bahwa sekolah sepak bola yang dirintis bertiga itu kelak bisa menjadi wadah pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Wajo.
“Tiap tahun, Akademi PSM yang ada di Mamuju rutin melakukan pencarian bakat ke daerah-daerah. Dengan adanya SSB, membuka peluang untuk berkolaborasi dengan Akademi PSM,” kata Adi Pallawalino yang lama bermukim di Mamuju itu.
Kepala Desa Walanga, Andi Syamsiar, menyambut baik kehadiran SSB Wajo Utama di desanya. Apalagi, prestasi sepak bola Walanga juga dikenal kerap menghadirkan pemain terbaik di kancah turnamen sepak bola antarkampung.
“Selaku kepala desa, sangat mendukung hal-hal positif yang akan dilakukan pemuda, termasuk rencana pembentukan SSB Wajo Utama,” ujar Andi Syamsiar.
Warga setempat Toldo yang masuk tim pelatih SSB Wajo Utama menuturkan, sudah sejak Oktober 2024 dirinya melatih anak-anak usia Sekolah Dasar berlatih sepak bola. Bahkan, sudah mengikuti beberapa turnamen.
“Sudah berlatih sejak 2024, dan sudah ikut turnamen kelompok umur sebanyak 3 kali,” kata Toldo. []




Tinggalkan Balasan