WA Channel

Sebanyak 27.405 jiwa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Wajo terdampak banjir akibat curah hujan tinggi dan meluapnya air Sungai Walennae. Sebanyak 304 jiwa di antaranya harus mengungsi yang tersebar di lima titik pengungsian.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui siaran persnya merinci, sebanyak 7.681 unit rumah terendam, 45 sekolah terdampak, 30 masjid terendam, 13 unit fasilitas kesehatan, dan 9 unit fasilitas umum terendam.

“Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Wajo menyalurkan bantuan logistik sebanyak 50 paket sembako kepada warga terdampak di Kelurahan Walennae. Selain logistik, BPBD juga telah menyerahkan 47 lembar karung untuk menahan tanggul, 800 batang bambu, 26 lembar tikar, 20 lembar selimut, 23 paket perlengkapan bayi, dan paket perlengkapan mandi untuk kebutuhan warga yang mengungsi,” ungkap Muhari.

Sementara itu, BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi di sebagian besar wilayah Kabupaten Wajo hingga Selasa (10/1).

“BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah, khusunya BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang puncaknya diprediksi akan terjadi pada bulan Januari-Februari 2023,” sebut Muhari.

BPBD juga diimbau untuk melakukan patroli dan memantau kondisi sungai serta saluran-saluran air di wilayahnya, apakah perlu dilakukan pembersihan material sampah yang menghalangi jalannya air.

Selain itu, warga juga diimbau untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG, serta mengetahui risiko dan potensi bencana di sekitarnya.