“Laga final antara Wajo melawan Sidrap ibarat Spanyol dengan Italia. Spanyol sudah terbiasa mengusung sepakbola atraktif, tapi Italia dengan gaya catenaccio selalu memberi kejutan,”
KABARWAJO.ID – Perhelatan Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2025 memasuki partai puncak. Dua tim bertetangga bakal adu strategi memperebutkan gelar juara, Wajo versus Sidrap.
Catatan KABARWAJO.ID, perjalanan tim sepak bola Pemkab Wajo menembus final Piala Gubernur Sulsel 2025 bukannya tanpa tantangan.
Di babak penyisihan grup, Tim Pemkab Wajo berada di Grup B bersama Polda Sulsel dan Pemkab Bone. “Laskar Lamddukelleng” berhasil mengalahkan Polda Sulsel dengan skor 2-0, dan kalah telak melawan Bone dengan skor 3-0 di pertandingan kedua.
Kendati demikian, Tim Pemkab Wajo berhasil lolos ke babak 16 besar sebagai runner up Grup B dengan perolehan 3 poin di bawah Bone yang menjadi pemuncak grup dengan perolehan 6 poin.
Pada babak 16 besar, Wajo sukses menggulung Takalar dengan skor telak 3-0. Gol-gol kemenangan dipersembahkan M Akbar, Fiki, dan Yadi.
Selanjutnya, Wajo ditantang Bantaeng di babak 8 besar dan berhasil menang melalui drama adu penalti dengan skor agregat 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal.
Pada laga ini, Wajo bahkan sempat tertinggal 0-1 yang kemudian berhasil menyamakan keddudukan. Di laga semifinal, lagi-lagi tim Pemkab Wajo harus menyudahi perlawanan Sinjai melalui drama adu penalti. Pada laga ini, Wajo sebenarnya sempat unggul 2-0.
Namun Sinjai bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan 2-2 yang memaksa pemenang laga ditentukan melalui drama adu penalti.
Pengamat sepak bola yang juga Founder KABARWAJO.ID Sapriadi Pallawalino menyebut, mental tim Pemkab Wajo sudah teruji dalam menghadapi tekanan.
“Kalah telak 3-0 dari Bone, sempat tertinggal dari Bantaeng, sudah unggul 2-0 tapi kemudian Sinjai menyamakan kedudukan, tidak membuat semangat pemain anjlok. Ini tentu menjadi modal besar bagi Tim Pemkab Wajo untuk memberikan performa terbaik di laga puncak Piala Gubernur Sulsel 2025,” kata mantan pengurus Juventus Club Indonesia (JCI) Chapter Makassar dan perintis JCI Wajo ini, Kamis (6/11).
“Kita berharap, di laga final para pemain tampil tanpa beban dan tidak jumawa. Jika juara, ini akan menjadi angin segar bagi persepakbolaan di Kabupaten Wajo yang dalam beberapa tahun terakhir prestasinya terkesan jalan di tempat,” sambung dia.

Italia versus Spanyol
Berbeda dengan Wajo, perjalanan tim Pemkab Sidrap di Piala Gubernur Sulsel 2025 terbilang mulus dengan produktivitas 20 gol hingga laga semifinal.
Di babak penyisihan grup H, Sidrap menang dengan skor 5-2 atas Parepare dan menggulung Sinjai dengan skor 4-1. Sebagai juara grup H, Sidrap mencatatkan selisih 9 gol dan 3 kemasukan.
Di babak 16 besar, Sidrap berhasil mengalahkan Luwu dengan skor 4-2. Laju Sidrap tidak terbendung di babak 8 besar setelah mengalahkan Tim Pelindo dengan skor 4-2.
Pesta gol Sidrap berlanjut di babak semifinal setelah mengalahkan Maros dengan skor 3-0. Selanjutnya, akan menghadapi Wajo di partai puncak Piala Gubernur Sulsel 2025.
“Laga final antara Wajo melawan Sidrap ibarat Spanyol dengan Italia. Spanyol sudah terbiasa mengusung sepakbola atraktif, tapi Italia dengan gaya catenaccio selalu memberi kejutan,” pungkas Adi Pallawalino. [nas]



