Categories: Sosok

Andi Killang Pakkanna, Sosok Putra Daerah Wajo di Balik Penandatanganan MoU Pembelian 11 Pesawat Sukhoi Su-35 Rusia

KABARWAJO.ID – Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2017 menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait rencana pembelian 11 unit pesawat Sukhoi Su-35 dengan Pemerintah Rusia.

Menariknya, rencana pembelian 11 pesawat Sukhoi dengan transaksi senilai 1,14 miliar dollar AS itu melalui imbal beli atau barter pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan sejumlah bahan komoditas ekspor, seperti karet dan kopi untuk Rusia.

“Jadi, Pemerintah Indonesia membeli Sukhoi SU-35 dari Rusia, dan Rusia sebagai negara penjual berkewajiban membeli sejumlah komoditas ekspor Indonesia,” kata Menteri Pertahanan saat itu, Ryamizard Ryacudu, dikutip dari arsip data Kemhan yang dilansir, Selasa (22/8/2017).

“Untuk pertama kalinya kita melakukan pembelian dengan imbal dagang seperti yang berdasarkan undang-undang. Imbal dagang 50 persen, offset 35 persen,” lanjut Ryamizard Ryacudu dalam sesi konferensi pers bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Kementerian Pertahanan, dikutip dari arsip data Kompas.id.

Andi Killang melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak Rusia yang diwakili Wakil Direktur Utama Igor Zavyalov atas nama perusahaan milik Rusia. Foto: Dok. Istimewa

Diketahui, di balik penandatanganan nota kesepahaman pembelian 11 pesawat Sukhoi Su-35 dari Rusia dengan skema barter komoditas ekspor dari Indonesia tersebut melibatkan salah seorang putra daerah asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Andi Killang Pakkanna Malaka.

Mewakili PT PPPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) yang merupakan Persero BUMN dan selaku Penasihat Senior Ekspor Impor, Andi Killang melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak Rusia yang diwakili Wakil Direktur Utama Igor Zavyalov atas nama perusahaan milik Rusia, Rostec, pada 10 Agustus 2017.

Dalam MoU tersebut, Rostec menjamin membeli lebih dari satu komoditas ekspor, dengan pilihan berupa karet olahan dan turunannya, CPO dan turunannya, mesin, kopi dan turunannya, kakao dan turunannya, tekstil, teh, alas kaki, ikan olahan, furnitur, kopra, plastik dan turunannya, resin, kertas, rempah-rempah, produk industri pertahanan, dan produk lainnya.

Upacara penandatanganan ini dihadiri Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia Gleb Nikitin dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

(Sapriadi PW)

Redaksi Kabarwajo

Share
Published by
Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

9 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago