Categories: Porprov Sulsel 2026

Anggaran Rp6,75 M untuk Porprov Sulsel 2026 Dinilai Belum Cukup, KONI Sulsel Agendakan Audiensi Gubernur

MAKASSAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan berencana akan melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman terkait anggaran untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel 2026 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bone dan Wajo.

Ketua Harian KONI Sulsel Abdul Chalik Suang menyebut, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan terkait anggaran untuk pelaksanaan Porprov Sulsel 2026 dengan alokasi sebesar Rp6,75 miliar.

Nilai itu lebih rendah dari anggaran yang diajukan KONI Sulsel dari Rp18 miliar, yang kemudian dilakukan penyesuaian karena efisiensi anggaran dengan estimasi Rp11 miliar.

“KONI Sulsel mengajukan proposal anggaran Rp18 miliar untuk menggelar Porprov Sulsel 2026. Namun, karena ada penyesuaian anggaran, maka anggaran yang dibutuhkan Rp11 miliar. Jadi, Rp6,75 miliar itu masih kurang. Kita masih kekurangan Rp4 miliar,” kata Abdul Chalik kepada wartawan di Makassar, Rabu (18/3).

Dia merinci, anggaran Porprov Sulsel digunakan untuk wasit, technical delegate, monitoring dan evaluasi, serta membeli dan menyewa peralatan pertandingan. Apalagi, lanjut Chalik, cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov Sulsel 2026 bertambah dengan rincian 40 lebih cabang olahraga prestasi dan 11 cabang olahraga eksibisi.

“Porprov di Sinjai-Bulukumba pada tahun 2022 lalu anggarannya Rp10 miliar lebih,” ungkap dia.

Untuk itu, lanjut Abdul Chalik, KONI Sulsel akan mengagendakan melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur Sulsel untuk memaparkan secara rinci kebutuhan anggaran dan perencanaan pelaksanaan Porprov Sulsel. Sejauh ini, Chalik menyebut dirinya berkomunikasi melalui pihak Dispora Sulsel.

“Kami ingin presentasi agar Pak Gubernur benar-benar memahami kebutuhan Porprov. Rencananya setelah Lebaran,” ujar dia.

Bagi Chalik, kesuksesan pelaksanaan Porprov Sulsel 2026 berdampak pada persiapan mengikuti Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) dan PON yang bakal digelar di NTB dan NTT.

“Dukungan penuh dari Gubernur menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan Porprov. Kalau Porprov gagal, maka Sulsel tidak akan bisa berbicara banyak di PON 2028 NTB-NTT,” pungkas Abdul Chalik. (*/nas)

Redaksi Kabarwajo

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

9 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

5 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

5 hari ago