KABARWAJO.id – Kegiatan Color Run “Merdeka” yang diorganisir Family Maroca mendapat penolakan sejumlah pihak.
Sedianya, kegiatan dengan Harga Tanda Masuk (HTM) Rp 75 ribu ini akan dilaksanakan di Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, pada Kamis (31/8/2023).
Dalam surat pernyataannya, Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Wajo menyatakan menolak dan mengecam keras penyelenggaraan acara Color Run Merdeka di Pelabuhan Bangsala’e Siwa ataupun di seluruh wilayah Kabupaten Wajo.
“Indikasi mengandung muatan perilaku, aktivitas, propaganda ataupun kampanye LGBT. Perilaku yang menyimpang dari fitrah manusia, serta bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945,” bunyi surat pernyataan Angkatan Muhammadiyah Kabupaten Wajo.
Pada poin kedua, mereka menolak dan mengecam keras penyelenggaraan acara tersebut karena berpotensi terjadinya pesta minuman keras dan/atau obat-obat terlarang yang diharamkan oleh Islam serta dapat menimbulkan perselisihan antar sesama manusia.
“Menuntut pemerintah untuk melarang dan menghentikan segala bentuk aktivitas LGBT dan/atau aktivitas yang mengarah kepada perilaku menyimpang LGBT,” lanjut pernyataan sikap Angkatan Muhammadiyah Wajo tersebut yang ditandatangani Ketua IMM Kabupaten Wajo, Ketua IPM Wajo, PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Wajo, dan Ketua PD Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Wajo.
“Menyerukan kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Wajo dan seluruh masyarakat Wajo pada umumnya untuk menolak dan menangkal segala bentuk kampanye, aktivitas maupun propaganda dari pengusung perilaku yang sarat dengan LGBT,” demikian surat pernyataan AMM Kabupaten Wajo.

Kegiatan Color Run Merdeka di Pelabuhan Bangsala’e Siwa juga mendapat kecaman dari Komunitas Pendakwah Keren.
Melalui surat pernyataan sikap yang ditujukan ke MUI Wajo dan ditandatangani Koordinator Daerah Andi Muhammad Awaluddin Syam, Komunitas Pendakwah Keren dengan tegas menolak kegiatan tersebut.
“Karena telah bertentangan dengan ajaran agama Islam, telah melenceng dari identitas Wajo yang dijuluki sebagai kabupaten santri, dan bisa menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” bunyi surat pernyataan sikap Komunitas Pendakwah Keren.
Hibur Masyarakat Siwa
Menanggapi hal itu, Ketua Panitia Pelaksana Color Run Merdeka Indo Upe angkat bicara terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami tidak disponsori pihak manapun, apalagi berbau politik. Kegiatan ini murni untuk menghibur masyarakat Siwa,” kata Indo Upe kepada wartawan.
Dia menuturkan, kegiatan itu sebagai rangkaian memperingati HUT ke-78 RI yang dilaksanakan keluarga besar Family Maroca Pitumpanua dengan menghadirkan Dj Ade dan selebgram asal Sidrap, Tenri Ampa.




Tinggalkan Balasan