Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mengalokasikan subsidi untuk layanan transportasi udara. Salah satunya rute penerbangan Makassar-Masamba pergi pulang yang akan dimulai secara perdana pada Senin (22/5/2023).
“Alhamdulillah, tahun ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mengalokasikan subsidi untuk penerbangan. Subsidi ini diberikan agar dapat menekan biaya transportasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan transportasi yang baik dan dapat menggerakkan perekonomian,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (19/5).
Dia menyebutkan penerbangan Makassar-Masamba dua kali seminggu. Rute lain yang mendapatkan subsidi yakni Makassar-Bone dengan frekuensi tiga kali seminggu, Makassar-Selayar terbang dua kali seminggu, Bone-Kendari tiga kali seminggu, dan Masamba-Sorowako dua kali seminggu.
“Penerbangan perdana akan dilaunching pada Senin (22/05) dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ke Bandara Andi Djemma Masamba oleh maskapai Susi Air,” sebut Andi Sudirman.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyambut baik penerbangan perintis dari Makassar ke ibu kota Kabupaten Luwu Utara itu. Menurut bupati yang akrab dipanggil IDP ini, Luwu Utara bersiap menghadapi revolusi telekomunikasi, transportasi, dan pariwisata.
“Ada tiga revolusi yang tidak bisa kita hindari saat ini, yaitu revolusi telekomunikasi, revolusi transportasi, dan revolusi tourism. Nah dua revolusi yang paling kita nantikan dalam waktu dekat adalah revolusi transportasi dan revolusi tourism,” kata Indah pada Jumat (19/5).
Dia optimistis pembukaan penerbangan Makassar-Masamba akan membuka peluang investor masuk ke Luwu Utara, mendorong aktivitas pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Dengan adanya penerbangan dari Makassar ke Masamba, maka jarak tidak lagi jadi penghalang bagi masyarakat untuk datang menikmati keindahan Kabupaten Luwu Utara. Begitu juga bagi para investor untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah ini,” sebut dia.
“Saya mengajak kita semua untuk memastikan pembukaan penerbangan dari Makassar ke Masamba dan sebaliknya betul-betul berdampak pada kehidupan masyarakat, khususnya dalam perputaran roda ekonomi dan pembangunan daerah di Kabupaten Luwu Utara. Mohon dukungan dan doa kita semua,” sambung Indah.
Adapun tarif penerbangan rute Makassar-Masamba seharga Rp 457.800, sedangkan dari Masamba-Makassar seharga Rp 358.000 dengan pesawat perintis jenis LET 410 milik maskapai Susi Air berkapasitas 18 kursi. Penerbangan dilakukan dua kali seminggu, yaitu pada Selasa dan Kamis. (*/LH)




Tinggalkan Balasan