WA Channel

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto me-reshuffle sejumlah pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).

Reshuffle kabinet tersebut bersamaan dengan pelantikan Kepala Kepolisian RI Jenderal Suyudi Ario Seto menggantikan Listyo Sigit Prabowo yang mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).

Salah satu menteri yang dilantik yakni Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin). Sarmuji yang merupakan Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu menyatakan tugasnya cukup berat karena sektor industri memiliki peran penting terhadap perekonomian dan tenaga kerja.

Menurut Sarmuji, pemerintah perlu mencari dan membenahi berbagai persoalan di sektor industri secara bertahap. Industri yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi dan dapat menjadi pengungkit perekonomian akan menjadi prioritas.

“Kita cari problem problemnya harus kita benahi satu per satu. terutama industri yang berkaitan dnegan penyerapan tenaga kerja dan bisa menjadi pengungkit perekonomian tentu harus kita utamakan misalnya industri sepatu, industri tekstil dan lain-lain,” kata Sarmuji usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, dilansir kumparan.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia kini merangkap jabatan menteri. Selain sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dia juga dilantik menjadi Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Energi.

“Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara,” kata Bahlil di Istana Negara.

Daftar pejabat negara yang dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10):

  1. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
  2. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sugiono
  3. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman
  4. Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir
  5. Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji
  6. Kepala Staf Kepresidenan, Listyo Sigit Prabowo
  7. Wakil Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo
  8. Wamenkeu, Nurkholisoh Ibnu Aman
  9. Wamenkeu, Luky Afirman
  10. Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional, Dedi Prasetyo
  11. Wamen Kelautan dan Perikanan, ⁠Irwan Meilano
  12. Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Jawa, Muhammad Fadil Imran
  13. Wakil Kepala BPKP, Aryanto Wibowo
  14. Ketua Ombudsman, Nusran Zoher
  15. Anggota Ombudsman, Radian Syam
  16. Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto
  17. Wakapolri, Komjen Wahyu Hadiningrat