Monitoring dan evaluasi oleh tim BBPJN Sulsel persiapan pengerjaan Inpres Jalan Daerah 2025.
MAKASSAR – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan memastikan pengerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran 2025 tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya.
Hal ini setelah pihak BBPJN Sulsel melakukan monitoring dan evaluasi (monev) paket IJD tahun 2025 di PJN Wilayah I dan III Sulsel, 8-11 November 2025.
Monev tersebut dengan melakukan peninjauan langsung untuk melihat progres pelaksanaan pekerjaan sekaligus memastikan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis.
Pemeriksaan difokuskan pada kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, kesesuaian material, serta kesiapan penyedia dan tim pengawas dalam memenuhi Standar Operasional Prosedur Bina Marga.
“Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga pada mutu dan manfaatnya bagi masyarakat. Kami memastikan setiap pekerjaan berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya sehingga hasilnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” kata Kepala BBPJN Sulsel Indra Cahya Kusuma melalui keterangan tertulisnya, Senin (17/11).
Selama proses monitoring, tim meninjau sejumlah kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Sinjai, Wajo, Soppeng, Sidrap, Kota Parepare, dan Kabupaten Pangkep.
Setiap progres dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari kondisi lapangan, potensi hambatan, hingga langkah-langkah korektif yang perlu diambil untuk menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Selain meningkatkan kualitas pekerjaan, keberadaan infrastruktur jalan yang baik diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses bagi pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyedia jasa, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan program IJD,” sebut Indra.
BBPJN Sulsel berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan Inpres Jalan Daerah 2025 sehingga pembangunan infrastruktur jalan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
“Pengawasan yang terstruktur memastikan kualitas pembangunan terjaga dan memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan jalan nasional dan daerah,” pungkas BBPJN Sulsel. []
Baca Juga :
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…
Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…
Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…
Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…