Sengkang, KABARWAJO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup 136 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Penutupan sementara ratusan SPPG itu berdasarkan surat bernomor: 1221/D.TWS/03/2026 tertanggal 31 Maret 2026. Dalam keterangannya, penutupan tersebut lantaran 136 dapur itu belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan/atau belum memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) sesuai standar yang ditentukan.
Merujuk daftar tersebut, dua dapur SPPG berada di Kabupaten Wajo. Yakni SPPG Wajo Tanasitolo Baru Tancung yang dikelola Yayasan Wanua Siamasei Siwata dan SPPG Wajo Sabbangparu Sompe 1 yang dikelola Yayasan Kemanusiaan Indonesia Emas.
Sebelumnya, Kepala Tata Usaha KPPG Makassar Risna Ernawati mengatakan, hal-hal yang menjadi pertanyaan dan sorotan dari Anggota DPRD Wajo akan menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Wajo.
Hal itu disampaikan saat dirinya menghadiri Rapat Dengar Pendapat yang dilaksanakan Komisi IV DPRD Wajo di Gedung DPRD Wajo, Selasa (3/3).
“Ini jadi bahan evaluasi bagi kami, malam ini juga saya akan kumpul SPPG untuk melakukan evaluasi terkait menu, bangunan, anggaran, maupun oknum yang melakukan pelanggaran,” ujar Risna. [APW]



