JAKARTA – Gempa tektonik berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Kamis (24/7/2025) pukul 21.06 WITA.
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada tepat di darat wilayah Poso dengan kedalaman 10 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di Zona Sesar Poso. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
BMKG mencatat gempa ini dirasakan di Poso, Kolonodale, dan Mangkutana dengan intensitas IV-V skala MMI, Palopo, Toraja, Mappadeceng, dan Bungku intensitas III-IV MMI, Palu intensitas II-III MMI, Mamuju, Malunda dan Pasangkayu intensitas III MMI.
“Hasil monitoring BMKG gempa Poso magnitudo 5,7 malam ini diikuti 22 kali gempa susulan (aftershocks) di zona Sesar Poso,” jelas Daryono.
Dia menuturkan, sebelum gempa magnitudo 5,7, wilayah Poso juga diguncang gempa tektonik 5 magnitudo dengan kedalaman 14 kilometer yang dipicu aktivitas sesar Poso pada pukul 20.52 WITA, Senin (14/7).
“Sesar Poso di wilayah Sulawesi Tengah, merupakan salah satu daerah dengan aktivitas seismik aktif dan kompleks. Sesar Poso berada tidak jauh dari sistem sesar Palu-Koro. Kemungkinan ada keterhubungan struktur antara Sesar Poso dengan sesar-sesar regional lain,” ujar Daryono. []




Tinggalkan Balasan