WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.id – Kantor Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, menjadi lokasi Worskshop Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Tuberkulosis (TBC).

Kegiatan ini diinisiasi Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) Kabupaten Wajo dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Puskesmas Tempe dan Salewangang, dan BPSDMA Kab Wajo. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari.

Ketua Yamali TB Wajo, Iskandar, menyatakan tujuan dari workshop PPI ini adalah untuk mengedukasi pegawai tentang penanganan dan pencegahan TB melalui praktik pengendalian infeksi.

Iskandar menjelaskan, kegiatan dilakukan dengan pemaparan materi mengenai standar pengendalian PPI dan situasi TBC Kabupaten Wajo.

Kemudian, dilanjutkan dengan visitasi atau kunjungan ke semua ruangan kantor untuk mengukur ach, suhu dan volume ruangan.

“Selain itu, kita mengajak semua pegawai untuk roleplay cara cuci tangan yang baik, penggunaan masker, cara mengelola kebersihan dan limbah,” tuturnya.

Camat Tempe, Supardi, menjelaskan bahwa workshop PPI ini diadakan di kantornya sebagai bentuk komitmennya dalam menerapkan standar kesehatan bagi dan gedung tempat mereka berkativitas.

“Karena kantor ini merupakan lokasi di mana orang-orang berkumpul selama lebih dari enam hingga tujuh jam sehari.

Dari pelaksanaan worshop PPI ini, sejumlah hal direkomendasikan peserta kepada pemerintah kecamatan Tempe Wajo.

Beberapa rekomendasi di antaranya, perlunya ada SOP tentang kesehatan pegawai, sosialisasi rutin mengenai langkah cuci tangan dan kebersihan ruang kerja, pengadaan APD masker dan fasilitas cuci tangan, handsanitezer, serta penjadwalan dan kontrol kesehatan bagi pegawai.

Sekretaris Camat Tempe, Andi Parewangi menyatakan menyambut baik rekoemndasi yang diberikan peserta PPI. Ia menegaskan, bersama Camat, akan segera menindaklanjuti sejumlah rekomendasi karena memang berkaitan denhan keadaan di kantor Kecamatan Tempe.

“Terima kasih atas semua masukan dan rekomendasi untuk gedung kami, kami sangat terbuka untuk melakukan pembenahan dan akan menjajaki kerjasama dengan Dinkes dan layanan kesehatan terdekat terkait ini. Kami juga berharap bahwa kegiatan ini bisa juga dilakukan di kantor lain, termasuk semua kantor keluarahan di wilayah kecamatan Tempe,” tukasnya.