WA Channel

JAKARTA – CEO PT Kabar Grup Indonesia (KGI Network), Upi Asmaradhana, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP GRADASI Periode 2025-2030.

Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional II GRADASI yang digelar pada 12–15 Desember 2024 di Taman Syailendra Cottage, Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.

Munas ini mengangkat tema “Kolaborasi Membangun Negeri Menuju Indonesia Makin Cakap Digital” dan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia.

Upi dikenal sebagai salah satu tokoh  dalam dunia literasi digital dan kebebasan pers. Ia sebelumnya menjabat sebagai Duta Literasi Digital Nasional GRADASI, serta Duta Literasi Digital Provinsi Sulawesi Selatan periode 2021–2023.

Selain di GRADASI, Upi Asmaradhana aktif di berbagai organisasi seperti AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) sebagai Wakil Ketua Umum, Ahli Pers Dewan Pers, Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI), serta organisasi lainnya seperti Ketua Umum Edukasi Peradaban Indonesia, Badan Pertimbangan Organisasi Indonesia Chief Editors Club, dan anggota Dewan Ekonomi Indonesia Timur.

Ia merupakan penerima berbagai penghargaan nasional dan internasional, antara lain Nusa Dharma Pustaloka (2022), Udin Award (2009), KPID Award (2010), dan Hellman Hammet Award (2011) dari Human Rights Watch.

Dalam pidatonya, Upi menyampaikan bahwa GRADASI bukan sekadar ormas, melainkan motor penggerak literasi digital yang adaptif dan berpihak pada rakyat. Ia menegaskan komitmen GRADASI untuk mengambil peran strategis dalam merumuskan regulasi yang menjamin kedaulatan digital Indonesia.

“GRADASI tidak hanya hadir untuk pelatihan dan kampanye digital, tetapi kami siap menjadi stakeholder utama dalam melahirkan regulasi yang melindungi hak-hak digital warga negara dan memperkuat posisi Indonesia dari dominasi platform asing. Kita tidak bisa hanya menjadi pasar, Indonesia harus menjadi produsen solusi digital,” tegas Upi.

Ia mengungkapkan bahwa GRADASI tengah menyusun naskah akademik dan kerangka regulasi strategis melalui Dewan Pakar dari kalangan kampus, untuk mengatasi ancaman seperti disinformasi, ujaran kebencian, dan manipulasi data.

“Ini kontribusi konkret kami agar ruang digital Indonesia menjadi ruang yang aman, sehat, dan produktif,” imbuhnya.

GRADASI adalah organisasi penggerak literasi digital di Indonesia. Berdiri sejak 2016, di Jogjakarta. Saat ini pengurusnya tersebar di 38 Provinsi di seluruh Indonesia. Sementara pengurus nasional yang dilantik berjumlah 117 pengurus. (*)