WA Channel

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memulai penataan dan revitalisasi Kawasan Wisata Rumah Adat Atakkae di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pekerjaan konstruksi penataan kawasan wisata rumah adat ini dilaksanakan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan anggaran APBN 2023 senilai Rp 5,8 miliar.

“Penataan kawasan ini diharapkan mampu menghadirkan para wisatawan untuk datang ke Kabupaten Wajo, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Penataan kawasan wisata juga untuk memberikan pelayanan yang baik bagi para pengunjung yang datang,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya, Jumat (30/6/2023).

Lingkup penataan Kawasan Wisata Rumah Adat Atakkae dengan luas lahan 1.107 hektare dan total luas bangunan 1.616 meter persegi ini meliputi revitalisasi bangunan rumah adat, pembangunan fasilitas penunjang, dan penataan lanskap.

Penataan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi Saoraja La Tenri Bali yang merupakan bangunan rumah adat terbesar di Atakkae seperti saat awal selesai dibangun pada tahun 1995 sebagai ikon pariwisata kebesaran Kabupaten Wajo. []