WA Channel

KABARWAJO.id – Warga Kabupaten Wajo mengeluhkan terjadinya kelangkaan LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya di Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe.

Imbas kelangkaan itu, harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer mengalami kenaikan. Ketua Komisi II DPRD Wajo Sudirman Meru yang melakukan sidak ke sejumlah pangkalan menuturkan, kelangkaan tersebut dipicu beberapa hal.

“Informasi yang didapat dari ketiga agen, [distribusi LPG 3 kg] lancar sesuai kuota yang dia dapatkan 3.360 per hari di luar hari Minggu, atau enam mobil per hari di mana setiap mobil berisi LPG 3 kilogram 560 per mobil. Setiap mobil yang datang langsung ke pangkalan mitra kerja agen masing-masing,” sebut Sudirman Meru, Sabtu 15 Juli 2023.

Dia menambahkan, kelangkaan LPG 3 kilogram ini di antaranya disinyalir karena adanya puncak pemakaian di momen hari raya Idhuladha mulai dari H-3 sampai H+4. Indikasi lain, lanjut Sudirman Meru, berdasarkan penggunaan gas di musim tanam petani meningkat karena sudah banyak menggunakan BBM Gas.

“Banyaknya acara pesta pernikahan yang sering menampung 10 hingga 20 tabung gas LPG 3 kilogram. Tidak tertutup kemungkinan ada pengiriman barang di luar sepengetahuan agen menuju daerah atau kabupaten yang lain,” ujarnya.

Sudirman Meru menyatakan kelangkaan LPG 3 kilogram di Wajo bukan disebabkan dari distribusi, namun karena banyaknya pemakaian dalam waktu bersamaan. Dia meminta para agen untuk tidak main-main di luar aturan atau regulasi yang ada.

“Hal itu bisa berisiko, teguran, dan sampai dengan pencabutan hak operasi perusahaan yang bersangkutan. Jika ada pelanggaran yang berat dan sanksi dari OPD terkait atau Pertamina itu sendiri,” pungkasnya. (*/dip)