KABARWAJO.ID – Perusahaan Otobus (PO) Bintang Timur jadi sorotan. Hanya dua hari berselang, dua unit bus milik PO tersebut mengalami kecelakaan.
Insiden pertama terjadi di Desa Laskap, Karebbe, Kabupaten Luwu Timur. Bus Bintang Timur yang dikemudikan sopir AR (24) tujuan Makassar-Sorowako itu mengalami kecelakaan tunggal setelah oleng dan menyerempet pohon di tepi jalan saat berusaha menyalip kendaraan lain di depannya, Senin (29/12/2025).
Kecelakaan itu mengakibatkan kondektur bus berinisial MAS (28) meninggal di Puskesmas Malili. Bus Bintang Timur kembali mengalami kecelakaan di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Lalliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, pada Selasa (30/12) pagi.
Dua orang penumpang tewas dalam kecelakaan ini usai bus terguling di atas jembatan. Saat kejadian, bus melaju dari arah Makassar.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Wajo Iptu Rahmat Akbar menyebutkan, diduga sopir lalai dalam insiden tersebut. Ditambah lagi kondisi jalan licin karena hujan.
“Saat kejadian, hujan dan jalannya licin. Sopirnya juga belum menguasai medan,” ujar Rahmat kepada wartawan.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulsel, Andi Sanjaya, mengatakan bus Bintang Timur yang mengalami kecelakaan belum memiliki izin operasional trayek.
“Setelah kita lihat di data, untuk kecelakaan Bintang Timur kemarin itu, tidak memiliki izin trayek dan kartu pengawasan,” kata Andi Sanjaya, Selasa (30/12). (nas)



