KABARWAJO.ID – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengambil langkah konkret dan memperkuat mitigasi guna menjaga ketersediaan air bersih di tengah ancaman fenomena El Nino.
Hal ini disampaikan Andi Iwan Aras dalam pertemuan pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Sulawesi Selatan, Jumat (18/9).
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan ini menuturkan, dirinya banyak menerima keluhan masyarakat terkait krisis air bersih.
“Seminggu ini, terdapat lonjakan tajam keluhan yang meluas di Makassar. Mulai dari demonstrasi, komplain di sejumlah media massa dan media sosial, hingga keluhan yang disampaikan langsung oleh konstituen,” ungkap AIA.
Dalam kunjungan di Makassar, Komisi V DPR RI meminta BMKG bersama Kementerian PU untuk menjelaskan skema antisipasi dan mitigasi yang perlu dijalankan agar pasokan air tidak terganggu. Peringatan mengenai kemarau panjang dinilai sudah harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata di lapangan.
“Sejauhmana upaya mitigasi, termasuk skema kedaruratan di wilayah hulu oleh Ditjen SDA dan di hilir oleh Ditjen CK atas peringatan El Nino panjang dari BMKG yang telah disampaikan pada tahun-tahun sebelumnya?,” seru AIA.
Selanjutnya, hasil kunjungan kerja spesifik itu akan dibawa ke Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama mitra kerja Komisi V DPR RI untuk ditentukan langkah tindak lanjutnya. (*)



