Sengkang, KABARWAJO.ID – Ketua Tim Pemenangan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman), H Ashar Karateng, menyatakan, pasangan pemenang Pilkada Wajo 2024 itu menghormati jalannya proses pemerintahan di Kabupaten Wajo.
“Kita tidak mengenal adanya transisi dalam pemerintahan. Saat ini, ada penjabat bupati yang masih bertugas dan mempunyai kewenangan dalam mengelola pemerintahan,” kata Ashar saat dikonfirmasi Kabar Wajo, Jumat (27/1) malam.
Ia menuturkan, ada tim yang ditugaskan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) untuk urusan-urusan tertentu.
Di antaranya, menyampaikan lebih awal kepada OPD lingkup Pemkab Wajo tentang visi, misi, dan program pasangan AR-Rahman.
Menurut Ashar Karateng, hal itu diharapkan bisa menjadi acuan bagi OPD lingkup Pemkab Wajo dalam menyusun program kegiatan yang sejalan dengan visi, misi, dan program pasangan AR-Rahman.
“Tidak ada arahan khusus karena kita menyadari APBD 2025 sudah ditetapkan. Argo jalan setelah pelantikan dan dilanjutkan dengan penyusunan RPJMD. Kalau pun OPD bisa mengakomodir program AR-Rahman, tentu kita berterima kasih,” sebut Ashar.
Terkait gambaran pimpinan OPD pada pemerintahan pasangan Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin untuk lima tahun ke depan, Ashar mengungkapkan bahwa dibutuhkan figur yang bisa bekerja dan bekerja sama untuk target-target yang telah ditetapkan.
“Pimpinan OPD diharapkan dalam bekerja tidak biasa-biasa saja. Ada upaya lebih keras untuk pencapaian target,” ujarnya.
Minta ASN Fokus Bekerja
Sebelumnya, calon bupati pemenang Pilkada Wajo 2024, Andi Rosman, menanggapi terkait isu yang beredar di media sosial soal prediksi “Kabinet AR-Rahman”.
Andi Rosman mengatakan, dirinya bersama Cawabup Wajo dr Baso Rahmanuddin (DBR) belum memiliki kewenangan dalam mengatur pemerintahan.
“Kami belum memiliki kewenangan dan saat ini masih fokus bersilaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Wajo,” ungkapnya saat dikonfirmasi di kediamannya di Bontouse, Kelurahan Pinceng Pute, Kecamatan Tanasitolo, Selasa (17/12).
Andi Rosman meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo tetap bekerja dengan baik tanpa terpengaruh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Beri kesempatan pemerintahan yang sekarang bekerja maksimal hingga masa pelantikan (bupati dan wakil bupati terpilih) tiba,” ucapnya. []




Tinggalkan Balasan