WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.ID – Agustus 2025 menandai enam bulan masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman-Baso Rahmanuddin, sejak dilantik secara serentak di Istana Kepresidenan Jakarta, pada 20 Februari 2025.

Di momen bulan Agustus 2025, pasangan ini akan meluncurkan salah satu program baru di bidang keagamaan. Program tersebut yakni Gerakan Salat Duha Berjemaah yang akan di-launching pada Rabu (6/8) dari Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang.

“Kami akan melaksanakan launching di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, InsyaAllah pukul 09.00 WITA pada hari Rabu, 6 Agustus 2025, dan akan dilaksanakan secara serentak di 740 masjid dan musala se-Kabupaten Wajo,” ungkap Bupati Wajo, Andi Rosman, Senin (28/7).

Ia meminta kepada para camat, lurah, kepala desa, untuk mengimbau seluruh warganya ke masjid dan musala pada 6 Agustus 2025. Bupati Andi Rosman juga menugaskan seluruh perangkat yang ada di kecamatan, kelurahan, dan desa untuk melaksanakan pengawasan demi suksesnya kegiatan tersebut.

“Kepada Kepala Dinas Pendidikan supaya menugaskan Koorwil dan kepala sekolah untuk mewujudkan Gerakan Salat Duha berjemaah ini,” ujar Bupati Wajo.

“Bukan sebatas launching itu saja, tapi menjadi kebiasaan rutin bagi masyarakat Kabupaten Wajo, terutama bagi aparat pemerintah untuk dilaksanakan setiap pagi di masjid dan musala terdekat atau di kantor masing-masing sebelum melaksanakan aktivitas,” sambungnya.

Lalu, mengapa harus salat Duha berjemaah?

Andi Rosman mengatakan, hal itu salah satu visi Pemerintah Kabupaten Wajo 2025-2029 untuk mewujudkan Wajo yang religius.

“Saya bersama bapak Wakil Bupati Wajo berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Menurut Andi Rosman, salat Duha memiliki banyak keutamaan. Di antaranya sebagai penggugur dosa, pembuka pintu rezeki, mendapatkan pahala haji dan umrah, serta pahala sedekah.

“Juga mendapat ketenangan hati dan mendapatkan perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkas Bupati Wajo. []