WA Channel

Majauleng, KABARWAJO.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, HM Tonang, memuji transformasi yang dilakukan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang.

Sebagai pondok pesantren tertua di Sulsel, Ponpes As’adiyah mampu eksis di tengah perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini.

Tonang mengatakan, tak hanya bertransformasi digital, Ponpes As’adiyah juga melakukan transformasi dari segi fisik bangunan.

“Setelah melihat desain kampus III pondok Macanang, bangunannya sangat futuristik, ini proyeksi 20 atau 30 tahun ke depan,” kata Tonang dalam sambutannya pada “Ngaji Perdana” dalam rangka penyambutan santri baru Ponpes As’adiyah di Kampus III Macanang, Kelurahan Macanang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Minggu (28/7/2024).

Tonang menambahkan, pondok pesantren kini banyak diminati. Sehingga menjadi tantangan bagi pengelola pondok pesantren bisa memenuhi harapan orang tua santri dalam menanamkan pendidikan agama, keagamaan, dan ilmu pengetahuan.

“Pada tahun 2022 dan 2023 lalu, 72 pesanten telah mendapatkan bantuan inkubasi bisnis. Dari bantuan itu silakan dikembangkan jenis usaha dengan melihat potensi yang dimiliki,” sambung dia.

“Ngaji Perdana” Pondok Pesantren As’adiyah ini dipusatkan di Kampus III Macanang, dan pada tahun ajaran 2024 menerima sebanyak 1.712 santri pada semua tingkatan, yakni RA, MI, MTs, MA, dan Institut Agama Islam As’adiyah.

Santri-santri baru ini seluruhnya akan mondok di Kampus II Lapongkada dan Kampus III Macanang.

Hadir pada “Ngaji Perdana” Ponpes As’adiyah 2024 yakni Ketua Umum PB As’adiyah Anre Gurutta Prof Dr KH Nasaruddin Umar, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo Armayani, Atase Kedutaan Besar Filipina Jennica Kaye Borella, perwakilan dari Kedutaan Besar Irak Syekh Al Muhammad Al Jauhari.

Turut hadir Tenaga Ahli Pertanian Kementan RI Bidang Pengembangan Budidaya dan Pascapanen Komoditi Pertanian Prof Andi Muhammad Syakir, Divisi Pengembangan Sumber Daya Fisik Lahan IPB Prof Dr Budi Mulyanto, pejabat lingkup Pemkab Wajo, ribuan tamu undangan serta para orang tua santri. []