Sengkang, KABARWAJO.ID – Pencarian terhadap Andi Reski (3 tahun) yang diduga hilang misterius saat sedang bermain hujan-hujanan di depan rumahnya di Kompleks BTN Pepabri, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (3/5) belum membuahkan hasil.
Kepala Kepolisian Sektor Tempe AKP Candra Said Nur mengatakan hingga hari keempat proses pencarian, Selasa (6/5), belum ada petunjuk terkait keberadaan Andi Reski.
“Belum ada (tanda-tanda), dan kami terus dalami kehilangan anak tersebut,” kata Candra saat dikonfirmasi KABARWAJO.ID.
Menurut dia, pihak keluarga masih berharap Andi Reski bisa ditemukan. Salah satunya, dengan melaksanakan zikir bersama di rumah orang tuanya.
Kapolsek Tempe menambahkan, pihak keluarga menduga Andi Reski diculik. Kendati demikian, Candra menuturkan, potongan video rekaman CCTV yang sempat mengaitkan dengan dugaan pelaku penculikan Andi Reski tidak benar.
“Tidak benar itu, video CCTV yang beredar bukan merupakan pelaku penculikan,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Andi Reski dilaporkan hilang secara misterius saat sedang asyik bermain-main di depan rumahnya di Kompleks BTN Pepabri, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, saat hujan sekira pukul 14.30 WITA, Sabtu (3/5).
Personel Polsek Tempe bersama Tim SAR BPBD Kabupaten Wajo dan warga setempat telah melakukan upaya pencarian, namun belum ditemukan.
“Dilakukan penyisiran di selokan sekitar rumah sampai di pesisir hulu selokan yang diperkirakan terseret air genangan hujan, namun sampai dengan sekarang belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Andi Reski,” kata Kapolsek Tempe dalam keterangannya.
Berdasarkan keterangan ibu kandung Andi Reski, Andi Bau Sulfiah, bocah 3 tahun tersebut dilaporkan hilang ketika ibunya masuk ke dalam rumah untuk mengganti baju.
“Saat itu Andi Reski masih berada di teras rumah sementara bermain. Berselang beberapa menit kemudian ibunya keluar untuk melihat anaknya, namun anak tersebut sudah tidak ada di tempat,” imbuhnya.




Tinggalkan Balasan