Sengkang, KABARWAJO.ID – Kepolisian Resor Wajo belum bisa memastikan identitas dan jenis kelamin mayat tanpa kepala yang ditemukan di pesisir Danau Tempe pada Minggu (8/2) pagi.
Kepala Kepolisian Sektor Tempe AKP Candra Said Nur mengatakan, pihaknya masih menunggu tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel untuk melakukan identifikasi dan memeriksa DNA mayat tanpa kepala tersebut.
“Jenis kelamin belum teridentifikasi karena kondisi mayat di beberapa bagian tinggal tulang, masih sementara menunggu dari tim Labfor. Saat pertama kali ditemukan, mayat dalam posisi telungkup,” kata Kapolsek Tempe saat dikonfirmasi KABARWAJO.ID, Senin (9/2) malam.
Candra menambahkan, hasil pengamatan tim medis RSUD Lamaddukkelleng Sengkang, mayat tersebut diperkirakan sudah 2-3 minggu mengapung sebelum ditemukan nelayan di pesisir Danau Tempe.
“Sudah ada warga yang melapor terkait penemuan mayat tanpa kepala ini. Namun belum bisa dipastikan, karena mayat belum teridentifikasi DNA maupun jenis kelamin,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, warga Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo digegerkan dengan penemuan mayat tanpa kepala, Minggu (8/2) pagi. Mayat tanpa identitas itu ditemukan seorang nelayan setempat di Pulau IX sekitar pukul 08.30 WITA.
Nelayan yang melintas di sekitar lokasi mencium bau tidak sedap yang kemudian mengarah pada penemuan jenazah di tepi perairan. Temuan itu selanjutnya dilaporkan ke kepolisian. (adp)



