Categories: Peristiwa

Imbas Angin Kencang Terjang Wajo dan Sidrap: 3 Rumah Roboh, 1 Orang Meninggal Dunia

Sengkang, KABARWAJO.id – Bencana angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Kamis (31/10) sore.

Akibat terjangan angin kencang tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga roboh.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri, mengatakan, bencana angin kencang itu menyebabkan kerusakan di empat kecamatan, di antaranya Kecamatan Tempe, Tanasitolo, Sabbangparu, dan Maniangpajo.

“Untuk Kecamatan Tempe, sejumlah pohon tumbang di sembilan titik, yakni Jalan Lembu, Jalan RA Kartini, BTN Pepabri, Jalan Kelapa, Jalan Nusa Tenggara, Jalan Veteran, Jalan Flamboyan, dan Jalan Pengadilan,” ungkap Syamsul Bahri, Sabtu (2/11).

Dia menambahkan, tiga rumah dilaporkan roboh yakni dua unit di Kecamatan Tanasitolo dan satu unit di Kecamatan Maniangpajo.

Sementara rumah rusak berat sebanyak 25 unit dan rusak ringan dilaporkan 31 unit rumah. Adapun warga yang terdampak bencana angin kencang yakni sebanyak 58 kepala keluarga, dan 7 kepala keluarga dilaporkan mengungsi.

“Data itu sementara per tanggal 1 November 2024 pukul 10.00 WITA, dan upaya yang telah dilakukan pembersihan material pohon tumbang, assesmen, dan laporan,” ujar Syamsul Bahri.

Satu Orang Meninggal Dunia di Sidrap

Sementara itu, dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), satu orang dilaporkan meninggal dunia imbas angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Rabu (30/10).

Lima kelurahan dan empat desa di empat kecamatan terdampak angin kencang, yakni Kecamatan Maritengngae, Watang Sidenreng, Panca Rijang, dan Baranti.

“Berdasarkan data yang diterima BNPB, sebanyak 68 KK atau 271 warga terdampak (bencana angin kencang), dua warga mengalami luka ringan dan satu warga dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya.

Sementara kerugian materil tercatat, sebanyak 51 rumah rusak ringan, 11 rumah rusak sedang, dan enam unit rumah rusak berat serta tiga unit fasilitas pendidikan terdampak.

“BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang sudah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan peninjauan, assesmen, dokumentasi, pelaporan serta berkoordinasi dengan semua unsur terkait guna percepatan penanganan di lokasi terdampak,” pungkas Abdul Muhari. (bw/tim)

Sapriadi PW

Sapriadi, yang lebih akrab dikenal dengan nama pena Adi Pallawalino, adalah seorang jurnalis, penulis, dan traveler. Ia adalah pendiri media online KABARWAJO.ID dan Sulbarkini.com, berkiprah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

4 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

4 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

4 hari ago