Sengkang, KABARWAJO.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo nomor urut 1, Andi Rosman dan dr Baso Rahmanuddin (AR-Rahman), kembali menerima dukungan dari sejumlah kalangan menjelang hari pencoblosan Pilkada Wajo, 27 November 2024.
Kali ini, dukungan datang dari persatuan pedagang Pasar Sentral Sengkang serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Wajo.
“Insyaallah, kami semua sudah bersatu mendukung AR-Rahman karena kami percaya keduanya memiliki kapasitas dan kemampuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Haji Suriadi, perwakilan pedagang Pasar Sentral Sengkang pada kampanye dialogis pasangan AR-Rahman di kediaman Haji Muhammad Said, Selasa (5/11) malam.
Haji Suriadi menaruh harapan Pasar Sentral Sengkang bisa kembali menjadi salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Sulawesi Selatan.
“Tentu, kami berharap melalui tangan dingin dan pikiran jernih AR-Rahman, dapat mengembalikan kejayaan Pasar Sentral Sengkang sebagai pusat perbelanjaan di seluruh penjuru Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Selanjutnya, doa bersama dipimpin Haji Baso Taha Umar menutup rangkaian kampanye dialogis pasangan nomor urut 1 itu.
Jadi Idola Baru Pedagang di Pasar Sentral

Sementara itu, Calon Bupati Wajo Andi Rosman bersama istrinya Fatmawati Amin yang melakukan blusukan ke Pasar Sentral Sengkang disambut hangat para pedagang pasar tersebut, Rabu (6/11).
Dalam kesempatan itu, Andi Rosman sekaligus mendengar harapan dan masukan para pedagang.
Menurut Andi Rosman, Pasar Sentral Sengkang merupakan salah satu denyut pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wajo sehingga pentingnya berkolaborasi dengan para pedagang dan pelaku UMKM.
“Pasar itu, denyut nadi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Maka tidak ada alasan untuk tidak memperhatikan Pasar Sentral Sengkang, apalagi dulu pernah menjadi pusat perbelanjaan di Sulawesi Selatan,” kata Andi Rosman.
Sebelumnya, bantuan permodalan dari Kementerian Tenaga Kerja melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja yang diperuntukkan bagi Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP), dinilai tidak tepat sasaran dan justru dinikmati oleh mereka yang bermodal dan punya kedekatan dengan mantan Bupati Wajo periode 2019 – 2024. []




Tinggalkan Balasan