TANJUNGPINANG – Konferensi Wilayah II Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepulauan Riau (Kepri) resmi digelar, Sabtu (13/12). Jailani dan Muhammad Bunga Ashab terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris AMSI wilayah Kepri periode 2025-2029.
Ketua AMSI Kepri periode sebelumnya, Charles Sitompul mengatakan, dengan rasa kebersamaan Konferwil II AMSI Kepri dapat terlaksana.
“Harapan kami, AMSI Kepri ke depan dapat semakin berjaya di bawah kepemimpinan baru,” kata Charles.
Perwakilan AMSI Pusat, Bidang Organisasi, dan Keanggotaan, Fakhrurrodzi Baidi mengatakan, AMSI sebagai asosiasi perusahaan media harus bahu-membahu untuk mengatasi persoalan bisnis media di tengah efisiensi di Indonesia.
“Karena efisiensi, bukan hanya media lokal yang berimbas, tapi media di pusat juga terkena imbas,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Fakhrurrodzi mengingatkan kepada seluruh anggota AMSI, ketua terpilih dan pengurus baru agar berkolaborasi mengatasi persoalan bisnis pers di tengah efisiensi saat ini.
“Persoalan bisnis media di tengah efisiensi ini, kita harus bersama-sama berkolaborasi dan mencari cara yang sesuai kaidah,” ujarnya.
Dia berharap, Ketua AMSI Kepri terpilih untuk menyiapkan program-program yang dapat mendukung antara satu dengan lainnya menghadapi persoalan bisnis media saat ini.
“Ketua terpilih AMSI Kepri harus bisa mendorong Pemda untuk mengatur pembuatan Perda bisnis media yang sesuai dengan kode etik,” ujar Fakhrurrodzi.
Sementara itu, Ketua AMSI Kepri terpilih Jailani mengatakan, akan memperkuat jurnalisme siber yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
“Kami akan memperkuat sumber daya jurnalis media siber yang ada di Kepri,” kata Jai.
Dia menambahkan, akan mendorong media siber di Kepri agar semakin berintegritas, bertanggung jawab dan mengedepankan fakta, bukan ilusi.
“Mewujudkan jurnalisme unggul, jurnalisme yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” pungkasnya. []



