WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.id – Sebanyak 470 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Wajo berangkat ke tanah suci Makkah untuk melaksanakan rukun Islam kelima pada tahun ini.

Menurut Bupati Wajo Amran Mahmud, jemaah calon haji asal Kabupaten Wajo didominasi kalangan lanjut usia.

Untuk itu, dia berharap JCH yang masih muda membantu jemaah lansia dengan memberikan bimbingan dan perhatian selama pelaksanaan ibadah haji.

“Semua waktu yang kita miliki agar dimanfaatkan untuk beribadah. Kami doakan, semoga dalam pelaksanaan ibadah haji semua dilancarkan,” sebut Amran Mahmud saat melepas keberangkatan JCH asal Wajo pada Kamis (1/6/2023).

“Kami dari Pemkab dan Forkopimda akan selalu memonitoring mulai dari pemberangkatan sampai pemulangannya,” sambung dia.

Ketua Panitia Pelaksana Ernawati Aras yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Wajo mengatakan, 470 jemaah calon haji Wajo itu tergabung dalam 3 kloter embarkasi Makassar, yakni kloter 21, 39, dan 41.

Ernawati menguraikan bahwa kloter 21 akan berangkat pada 6 Juni 2023 menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar. Lalu, kloter 39 akan berangkat pada 19 Juni 23 yang akan digabung pemberangkatannya dengan kloter 41.

“Pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji menggunakan 19 bus. Lalu, sebagai upaya memberikan pelayanan jemaah haji ramah lansia, maka setiap bus didampingi oleh 2 pendamping dan 1 orang petugas dari kepolisian,” ujar dia.

Adapun jemaah calon haji termuda Kabupaten Wajo tahun ini berasal dari Kecamatan Maniangpajo atas nama Wildia Safitri yang berumur 18 tahun. Sedangkan JCH tertua bernama Waru Bandu dari Kecamatan Takkalalla dengan umur 102 tahun.