Denpasar, KABARWAJO.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dengan dukungan dari European Union (EU) dan International Media Support (IMS) melaksanakan “Pelatihan dan Fellowship Keamanan Digital untuk Perusahaan Media dan Pembuat Konten” di Bali, 25-26 April 2025.
Pelatihan ini ditujukan kepada perusahaan media baik lokal dan nasional serta pembuat konten yang berkomitmen menerapkan standar operasional prosedur (SOP) keamanan digital dalam beraktivitas di internet.
Diketahui, KABARWAJO.ID menjadi satu-satunya media digital asal Kabupaten Wajo dan Sulawesi Selatan yang lolos dan berkesempatan mengikuti pelatihan keamanan digital tersebut di Bali.
“Sebuah kesyukuran karena KABARWAJO.ID menjadi salah satu media digital yang mengikuti pelatihan ini, di antara teman-teman peserta dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, Jakarta, Surabaya, dan Medan, Sumatera Utara,” kata Founder KABARWAJO.ID, Sapriadi, Sabtu (3/5).

Menurut jurnalis yang dikenal dengan nama pena Adi Pallawalino ini, pelatihan itu memberinya wawasan baru terkait langkah mitigasi dan penanganan keamanan digital (cyber security) baik secara individu maupun untuk perusahaan media.
“Kita perlu memiliki kesadaran terkait pentingnya keamanan digital saat berselancar di dunia maya. Serangan cyber security kerap terjadi pada perusahaan media, begitu pun peretasan website. Kejadian lain berupa maraknya pembobolan data pribadi yang berimbas ke kerugian ekonomi individu,” ujar dia.
Pelatihan ini diikuti 40 perusahaan media di Indonesia serta 35 pembuat konten yang dinyatakan lolos berkas untuk mengikuti pelatihan keamanan digital yang dilaksanakan di tiga kota, yakni Bali, Yogyakarta, dan Jakarta.
Melalui pelatihan ini, peserta belajar melindungi konten dan platform mereka dari ancaman siber yang terus berkembang termasuk melakukan tindakan penanganan ketika terjadi serangan siber. (mns)




Tinggalkan Balasan