Sengkang, KABARWAJO.id – Kepala Kepolisian Resor Wajo AKBP Fatchur Rochman mengatakan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Wajo dipicu tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Selain itu, kondisi ini diperparah dengan adanya kiriman air dari bagian hulu, yakni Latimojong dan Sidrap.
“Debit Bendungan (Awo) sebelum banjir mencapai 50 sentimeter, karena curah hujan dan air kiriman sehingga meningkat sampai 3 meter,” ungkap Fatchur Rochman yang turun langsung memantau banjir didampingi Wakil Kapolres Wajo, para pejabat utama, dan Kapolsek Keera.
Fatchur menuturkan, dari informasi yang dihimpun dari warga, baru kali ini dalam 30 tahun terakhir debit air Bendungan Awo meluap dan merendam rumah-rumah warga.
“Untuk saat ini, laporan dari penjaga bendungan menyatakan air sudah surut,” sebut Kapolres Wajo dalam keterangannya.
Laporan personel Polsek Keera, terdapat enam rumah warga di Desa Awo yang terendam banjir.
Saat bersamaan, Kapolres Wajo bersama jajaran sekaligus menyerahkan bantuan social kepada warga yang terdampak banjir di Desa Awo, Kecamatan Keera.
“Bantuan sosial kepada warga terdampak banjir adalah bentuk kepedulian dan komitmen Polri kepada warga yang membutuhkan,” pungkas Fatchur Rochman. []




Tinggalkan Balasan