Jakarta, KABARWAJO.ID – Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) Gunawan Paggaru menyatakan dukungan terhadap kampanye anti-pembajakan yang diinisiasi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI).
Menurut pria kelahiran Sengkang, Kabupaten Wajo ini, industri perfilman Indonesia hanya bisa berkembang jika karya-karya para sineas dihargai dengan benar.
“Pembajakan merugikan para pekerja seni, investor, dan seluruh ekosistem film nasional. Kami mendukung penuh kampanye anti-pembajakan dan kerja sama antara AVISI dan AMSI ini agar industri perfilman Indonesia terus tumbuh dan mendapatkan apresiasi yang layak,” kata Gunawan Paggaru di Jakarta, Selasa (11/3).
Diketahui, pembajakan konten tidak hanya merugikan pelaku industri kreatif, tetapi juga berimbas besar pada perekonomian nasional. Praktik ilegal ini menyebabkan hilangnya potensi pendapatan bagi kreator, menghambat inovasi, dan mengurangi peluang kerja di sektor kreatif.
AMSI yang merupakan organisasi beranggotakan ratusan media nasional dan media lokal sepakat berkolaborasi dengan AVISI untuk melawan pembajakan konten yang marak terjadi di ranah digital.
Didirikan pada tanggal 23 Maret 2023, AVISI merupakan perkumpulan dari tiga belas platform video streaming beranggota, yakni BeIN, Bioskop Online, Cubmu, Genflix, KlikFilm, Max Stream, Mola, Netflix, Prime Video, Vidio, Vision+, VIU, dan WeTV.




Tinggalkan Balasan