WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.id – Sebanyak 470 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Wajo berkesempatan melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah pada tahun ini.

Data yang didapatkan KABARWAJO.id, jemaah calon haji termuda berasal dari Kecamatan Maniangpajo bernama Wildia Safitri yang masih berusia 18 tahun.

Dia berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan almarhumah ibunya yang meninggal setahun yang lalu.

“Iya, mamanya meninggal sekitar setahun yang lalu karena sakit. Jadi Wildia berangkat menggantikan mamanya,” kata salah seorang pihak keluarga Wildia Safitri, Arnisma, saat dihubungi, Kamis (8/6/2023).

Menurut Arnisma, Wildia baru lulus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun ini. Sebelum berangkat menunaikan ibadah haji, Wildia juga sempat mendaftar di salah satu kampus di Makassar.

“Jadi sementara mendaftar [di universitas] juga sebelum berangkat haji. Adiknya masih SD, jadi Wildia yang berangkat menggantikan mamanya,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Wajo, Ernawati Aras, mengatakan 470 jemaah calon haji Wajo itu tergabung dalam 3 kloter embarkasi Makassar, yakni kloter 21, 39, dan 41 yang diberangkatkan secara bertahap.

“Pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji menggunakan 19 bus. Sebagai upaya memberikan pelayanan jemaah haji ramah lansia, maka setiap bus didampingi dua pendamping dan satu orang petugas dari kepolisian,” kata Ernawati, Senin (5/6).

Jemaah calon haji termuda Kabupaten Wajo yakni Wildia Safitri yang masih berusia 18 tahun. Sedangkan JCH tertua bernama Waru Bandu dari Kecamatan Takkalalla dengan usia 102 tahun. (dipa)