WA Channel

Sengkang, KABARWAJO.ID – Bupati Wajo Andi Rosman menyatakan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan gratis yang bermutu bagi masyarakat melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Komitmen itu disampaikan Andi Rosman saat menerima kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Indira Azis Rumalutur, di kantor Pemkab Wajo pada Kamis (6/3/2025).

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah melayani masyarakat di Kabupaten Wajo dalam hal pemberian jaminan pelayanan kesehatan gratis. Semoga hal ini dipertahankan sekarang dan waktu yang akan datang,” kata Bupati Wajo.

Andi Rosman menyebutkan, diperlukan perbaikan di titik-titik layanan publik berupa inovasi guna memangkas alur pelayanan yang panjang dan berbelit-belit.

Dia menilai BPJS Kesehatan telah melakukan perbaikan di area layanan publik dengan membuat kebijakan-kebijakan yang memudahkan masyarakat pengguna BPJS Kesehatan.

“Sebelum menjadi bupati, saya adalah seorang pelayan publik, sehingga sangat mengerti mengenai alur birokrasi pelayanan publik. Saya menilai program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan telah berhasil memberikan kemudahan-kemudahan layanan kepada masyarakat,” ucap mantan Kadis Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (PMPTSPK) Kabupaten Maros ini.

Andi Rosman meminta BPJS Kesehatan untuk senantiasa memberi masukan kepada Pemerintah Kabupaten Wajo terkait langkah-langkah yang akan dilakukan dalam meningkatkan jumlah kepesertaan JKN aktif di Kabupaten Wajo.

Dia menyatakan siap berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan yang baik dan bermutu kepada masyarakat di Kabupaten Wajo.

“Saya meminta masukan dan saran dari BPJS Kesehatan kepada kami, apa yang perlu menjadi perhatian dan perbaikan terkait dengan pemberian layanan kesehatan gratis yang bermutu kepada masyarakat Kabupaten Wajo,” ucapnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone Indira Azis Rumalutur mengatakan saat ini 79,78 persen masyarakat Kabupaten Wajo menjadi peserta aktif JKN.

Sekitar 32 persen segmen peserta ditanggung oleh Pemkab Wajo, selebihnya ditanggung oleh pemerintah pusat, badan usaha, dan peserta mandiri.

Indira menuturkan, Kabupaten Wajo saat ini berstatus UHC Prioritas yang berarti status kepesertaan bisa langsung aktif saat didaftarkan, tidak perlu lagi menunggu akhir bulan untuk pengaktifan.

“Program JKN berjalan sangat baik di Kabupaten Wajo. Ini terlihat dari status Kabupaten Wajo yang menyandang predikat UHC Prioritas sehingga masyarakat di Kabupaten Wajo dapat dijamin kesehatannya langsung oleh BPJS Kesehatan,” jelas Indira.

“Saat ini, BPJS Kesehatan tengah berfokus kepada perbaikan mutu layanan kesehatan terutama kepada peserta JKN, olehnya BPJS Kesehatan sangat berharap adanya sinergi yang baik antara BPJS Kesehatan dan seluruh fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan yang baik kepada peserta JKN,” pungkas dia. []