KABARWAJO.id – Malang-melintang dan berbekal pengalaman mumpuni di sejumlah organisasi kepemudaan, mendorong Asriadin Mase ikut berkontestasi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 untuk DPRD Kabupaten Wajo.
Menduduki jabatan sebagai Sekretaris Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Wajo, aktivis Reformasi 1998 itu menargetkan satu kursi parlemen di DPRD Wajo melalui Daerah Pemilihan 1 meliputi wilayah Kecamatan Tempe.
Menurut Asriadin, beberapa organisasi kepemudaan yang menjadi wadahnya dalam menuangkan gagasan-gagasan solutif di antaranya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Wajo, Pemuda Penerus Amanat Proklamasi Republik Indonesia (PPAPRI), Garda Nusantara Wajo.
Selain itu, dia juga tergabung dalam Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawiraan Angkatan Darat (FKPPI), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Wajo, serta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Wajo.
Asriadin juga tercatat mendirikan berbagai organisasi, di antaranya Forum Silaturahmi Mahasiswa Wajo (FORSMAWA) Pusat Makassar, Komunitas Parenung Kopi ( KPK) Kabupaten Wajo, hingga pernah menjadi ketua remaja masjid pertama di Masjid Jannatul Firdaus Kompleks BTN Pepabri Sengkang.
“Ada rasa kepuasan dalam diri karena bisa berbuat dan berbagi dengan masyarakat melalui organisasi yang dipercayakan itu. Semuanya tentu bisa dilalui karena dilatari dengan ikhlas,” kata dia, Kamis (8/2/2024).
Berbekal pengalaman itu, Asriadin kemudian membulatkan tekad berkontestasi pada Pemilihan Legislatif dengan harapan bisa terpilih menjadi salah satu wakil rakyat di DPRD Kabupaten Wajo.
Dia bilang, niatnya maju sebagai calon anggota DPRD Wajo berangkat dari persoalan tanggung jawab moral untuk berbuat banyak terhadap masyarakat.
Asriadin menilai, jalur legislatif adalah hal yang tepat untuk lebih berkontribusi banyak dalam memberikan gagasan.
“Karena selama ini, berbuat di luar sistem belum terlalu optimal dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Namun, gagasan-gagasan itu tentunya dibarengi mental keberanian untuk mengambil tindakan,” ujar caleg dengan nomor urut 7 itu.
Asriadin menuturkan, salah satu gagasannya bila terpilih sebagai anggota parlemen di Wajo yakni mendorong dilakukannya siaran langsung terhadap aktivitas-aktivitas yang ada di DPRD Wajo sehingga masyarakat bisa melihat dan menilai serta memonitoring wakil-wakilnya.
Gagasan lain, Asriadin akan mendorong adanya laporan kinerja anggota DPRD Wajo kepada masyarakat dalam setiap tahunnya.
“Ini semua harus diwujudkan agar pemilu ke depan, masyarakat bisa menyeleksi dengan sendirinya mana yang layak dan tidaknya dipilih kembali sebagai wakil mereka di DPRD Wajo,” tutur dia.
Asriadin meyakini, di tengah bayang-bayang politik transaksional, masih banyak pemilih cerdas dan berintegritas di dapilnya, yakni Kecamatan Tempe.
“Jangan biarkan suara rakyat membisu di gedung parlemen,” pungkas dia.




Tinggalkan Balasan