Categories: Kabar Mancanegara

MANCANEGARA: Kronologi Meledaknya Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz, 3 WNI yang Hilang Asal Sulsel

KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan KBRI Muscat secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan terhadap proses pencarian 3 awak WNI yang hilang dalam insiden meledaknya kapal tunda (tugboat) Musaffah 2 berbendera Uni Emirat Arab (UEA) di Selat Hormuz, pada Jumat (6/3) dini hari waktu setempat.

Dalam keterangan tertulisnya, KBRI Abu Dhabi juga memastikan perawatan satu WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia. Perwakilan RI juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini.

Disebutkan, KBRI Abu Dhabi menerima laporan terkait insiden menimpa kapal Musaffah 2 pada Jumat (6/3). Selanjutnya, Sabtu (7/3) pukul 20.00 waktu setempat, KBRI Abu Dhabi telah menerima keterangan dari salah satu WNI yang selamat berinisial AEN yang merupakan penumpang sekaligus engineer di kapal tersebut.

Dari keterangan AEN diketahui, insiden bermula dari kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan di perairan Oman dekat Selat Hormuz. Perusahaan Safeen Provider kemudian menugaskan kapal Musaffah 2 yang membawa 7 awak kapal dan 6 teknisi untuk melakukan pemeriksaan serta upaya perbaikan.

Titik koordinat yang menunjukkan posisi kapal tunda Mussafah 2 di Selat Hormuz. Foto: Dok. Istimewa

Kapal Musaffah 2 berangkat dari Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab pada Kamis (5/3) sore hari dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal Safeen Prestige dinilai tidak dapat diperbaiki di lokasi karena tidak memiliki suplai listrik sehingga diputuskan untuk dilakukan penarikan (towing).

Enam teknisi, termasuk AEN, kemudian naik ke kapal Safeen Prestige untuk membantu persiapan tersebut. Sekitar pukul 02.00 dini hari pada Kamis (6/3), saat proses persiapan penarikan hampir selesai, kapal Musaffah 2 dilaporkan mengalami ledakan yang menyebabkan kebakaran pada kapal, termasuk pada bagian anjungan.

Penyebab pasti ledakan tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas terkait. Dalam insiden tersebut, beberapa awak kapal berhasil selamat, termasuk satu WNI, YRJ atau Kapten Yan Rano Djama.

Tiga WNI lainnya masing-masing MP atau Kapten Miswar Paturusi, SR, dan AS yang merupakan awak kapal Musaffah 2, hingga saat ini masih dinyatakan hilang. Selain itu, terdapat satu warga negara asing yang juga dilaporkan hilang.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan, satu WNI awak buah kapal (ABK) selamat dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di Oman. Sedangkan satu WNI lainnya merupakan teknisi kapal kontainer yang terpisah dengan tugboat telah dibawa ke Uni Emirat Arab (UEA).

“Status para WNI yaitu satu WNI ABK mendapat perawatan luka bakar dan sedang berada di rumah sakit kota Khasab, Oman. Dan satu WNI teknisi yang selamat telah berada di kota Abu Dhabi, tiga WNI ABK masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat,” kata Yvonne dalam keterangannya, Minggu (8/3).

“Saat ini, perwakilan RI di UEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan kapal untuk proses pencarian tiga awak WNI yang hilang dan memastikan perawatan WNI ABK yang selamat,” sambung dia.

Tiga WNI Asal Sulsel

Data yang dihimpun KABARWAJO.ID, tiga WNI ABK kapal Musaffah 2 yang dilaporkan hilang hingga Senin (9/3) dini hari WITA, yakni MP (Miswar Paturusi) yang merupakan nakhoda atau kapten kapal tunda Musaffah 2. Dia beralamatkan di Kelurahan Pattedong, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dua WNI lainnya yang masih dalam pencarian yakni SR yang merupakan Chief Engineer atau Kepala Kamar Mesin (KKM) asal Palopo, dan AS selaku Able Seaman atau pelaut dek yang diketahui berasal dari Galesong, Kabupaten Takalar. [tim]

Sapriadi PW

Sapriadi, yang lebih akrab dikenal dengan nama pena Adi Pallawalino, adalah seorang jurnalis, penulis, dan traveler. Ia adalah pendiri media online KABARWAJO.ID dan Sulbarkini.com, berkiprah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar).

Recent Posts

Jelang Porprov Sulsel 2026, Kepala BKAD Sulsel Tinjau Kesiapan Venue di Bone

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sulawesi Selatan Reza Faisal Saleh melakukan kunjungan…

5 jam ago

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu Jabat Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemendagri

Mantan Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu mengemban tugas baru di lingkup Kementerian Dalam Negeri.

3 hari ago

Badan Komunikasi Diminta Sampaikan Masukan dan Kritikan Masyarakat ke Presiden

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan dan Wakil…

4 hari ago

Pergantian Kepala Badan Komunikasi RI, DIR Ungkap Hasil Analisis di Media Mainstream dan Media Sosial

Pergantian Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M Qodari kepada Syahganda Nainggolan pada Jumat (2/10)…

4 hari ago

“Gaspol” Usai Dilantik: Kapolri Suyudi Rombak Total Kapolda di Jawa, Ganti Empat Kapolda di Sulawesi

Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Kepolisian RI pada Kamis (1/10) oleh Presiden Prabowo Subianto, Jenderal…

4 hari ago

Wagub Dorong Perbankan Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat, Literasi Keuangan Sulsel di Angka 61 Persen

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam hal akses layanan…

4 hari ago