KABARWAJO.id – Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) akan segera dibangun di Kabupaten Wajo. Hal itu setelah Pemkab Wajo melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Envision Group selaku investor di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Selasa (18/7/2023) malam.
Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman itu setelah dirinya berkomunikasi dengan Senior Development Manager PT Envision Group, Nico Li, di Jakarta.
“Meskipun nantinya ini sekitar empat tahun baru kita nikmati, tapi setidaknya kita menjadi perintis dari pengembangan PLTB ini. Mudah-mudahan saya bersama Pak Wabup dan seluruh masyarakat bisa menikmati nantinya,” kata Amran Mahmud.
Dia menuturkan, pembangunan PLTB itu akan menjadi spirit bagi Pemkab Wajo melengkapi potensi energi gas alam yang menghasilkan 315 megawatt dan juga jaringan gas rumah tangga.
“Kita berharap, di masa transisi energi ini, potensi gas Wajo bisa dimanfaatkan untuk industri. Bahkan jaringan gas rumah tangga ini kalau perlu sampai jaringannya ke daerah luar Wajo,” imbuh dia.
Sementara itu, perwakilan PT Envision Green Energy Indonesia, Christian Permana, menyebut sejumlah manfaat yang akan diperoleh Kabupaten Wajo dengan adanya pembangunan PLTB tersebut.
Di antaranya peningkatan ekonomi warga lokal karena menyediakan pasokan energi lisrik yang memadai sehingga pemda setempat mampu mengembangkan kawasan industri dan perekonomian mikro-regional.
“Juga listrik bertenaga hijau akan menarik lebih banyak perusahaan asing untuk berinvestasi di Wajo, karena semakin banyak perusahaan yang diharuskan menggunakan sebagian listrik bertenaga hijau,” kata Christian.
Hal lain, lanjut dia, akan memberi kesempatan kerja bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Wajo juga akan memperoleh manfaat pendapatan dari Pajak PPN dan PPH yang dibayarkan setiap tahun.
“Serta CSR untuk pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup,” ujarnya.
Christian menuturkan, untuk tahap awalnya pihaknya akan membangun menara pengukur angin untuk mengukur angin minimal selama setahun.
“Menggunakan data tersebut, kita buat studi kelayakan yang akan diajukan ke PLN. Jika kami memenangkan tender dan disetujui PLN, kita lanjut ke proses perizinan, survey lokasi, dan konstruksi PLTB,” ungkapnya.
Christian bilang, pihaknya akan melakukan mapping area di lima kecamatan di Wajo untuk menentukan lokasi pembangunan PLTB.
“Area itu meliputi Kecamatan Tanasitolo, Maniangpajo, Gilireng, Majauleng, dan Belawa,” ucapnya. []




Tinggalkan Balasan