Bola, KABARWAJO.id – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bola Iptu Haryadi menanggapi terkait maraknya aksi pencurian sapi di wilayah itu.
Menurut Haryadi, maraknya aksi pencurian hewan ternak salah satunya disebabkan oleh pemilik sapi yang membiarkan sapinya berkeliaran dan jauh dari rumah sehingga menyulitkan untuk dipantau.
“Masih adanya terjadi pencurian ternak sapi, karena kebanyakan pemilik sapi yang kurang hati-hati serta sapinya jauh dari rumah mereka dan susah dipantau dari jauh. Sehingga pelaku pencurian ternak leluasa melakukan pencurian sapi,” kata Kapolsek Bola saat safari Jumat di Masjid Nurul Akbar, Desa Sanresang Ade, Jumat (8/3/2024).
“Kepada pemilik sapi, apabila sudah sore menjelang malam agar sapinya dibawa atau ditempatkan dekat dari rumah agar tidak ada lagi pencurian sapi,” sambung Iptu Haryadi.
Dia juga mengingatkan warga yang kehilangan segera lapor polisi sehingga bisa dilakukan pencarian dan penyidikan.
“Kendala buat kami pihak kepolisian, ada kehilangan sapi tidak cepat dilaporkan dan bahkan ada juga pemilik sapi kehilangan sapinya, setelah ditanya kapan hilang, pemilik tidak tahu. Hal ini karena mereka menambatkan sapi miliknya jauh dari rumahnya dan itu membuat kendala dari kami melakukan penyelidikan,” kata Haryadi.
Menjelang Ramadan, dia juga mengingatkan warga untuk mengantisipasi kebakaran saat meninggalkan rumah untuk menunaikan salat Tarawih dan memastikan rumah dalam kondisi aman dan terkunci sebelum keluar.
“Kompor pastikan sudah tidak menyala atau obat bakar anti nyamuk betul-betul dicek agar tidak terjadi kebakaran rumah atau tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan. Kita harus saling menjaga dan mengingatkan,” tandas Haryadi. (ls)




Tinggalkan Balasan